PENGARUH KONSENTRASI NANOEMULSI MINYAK PALA DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH KONSENTRASI NANOEMULSI MINYAK PALA DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM


Pengarang

Luthfan Putra Irwanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205105010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH KONSENTRASI NANOEMULSI MINYAK PALA DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM

Luthfan Putra Irwanda1, Yuliani Aisyah2, Novi Safriani2
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah, Banda Aceh

ABSTRAK

Edible film merupakan kemasan primer, bersifat biodegradable dan dapat dimakan. Bahan baku pembuatan edible film adalah hidrokoloid, lipida dan komposit. Edible film berbahan pati memiliki resistensi yang rendah terhadap air dan uap air sehingga mudah rusak oleh air. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formula terbaik dan pengaruh konsentrasi nanoemulsi minyak pala dan gliserol terhadap karakteristik edible film. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi nanoemulsi minyak pala (M) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu M1 = 1%, M2 = 2%, dan M3 = 3% v/vtotal. Faktor kedua adalah konsentrasi gliserol (G) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu G1 = 10%, G2 = 20%, dan G3 = 30% b/bpati jagung. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan meliputi: analisis ketebalan, kuat tarik, elongasi, modulus young, dan uji fourier transform infrared spectroscopy (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi nanoemulsi minyak pala dapat meningkatkan ketebalan edible film. Semakin tinggi konsentrasi gliserol, maka meningkatkan ketebalan dan elongasi edible film, tetapi menurunkan modulus young edible film. Perlakuan terbaik diperoleh pada edible film dengan konsentrasi nanoemulsi minyak pala 1% dan konsentrasi gliserol 30%.

Kata kunci : Edible film, nanoemulsi minyak pala, gliserol

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK