<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26227">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK PERGANTIAN KEPALA SKPA TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR ACEH (STUDI KASUS PERGANTIAN KEPALA BAPPEDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAYA SAPUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Pemerintah Aceh sering melakukan pergantian kepala SKPA di Aceh akan berdampak pada proses keberlangsungan pembangunan di Aceh. Pergantian kepala BAPPEDA biasanya dilakukan karena adanya pejabat yang tidak mampu bekerja lebih efektif maka cenderung akan diganti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pergantian kepala BAPPEDA Aceh dan untuk mengetahui dampak pergantian kepala BAPPEDA Aceh terhadap pembangunan infrastruktur Aceh. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan melalui wawancara informan, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi, jurnal, peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergantian kepala SKPA di Aceh dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural. Yang melatarbelakangi pergantian kepala BAPPEDA Aceh bertujuan untuk penyegaran, pembinaan, peningkatan kinerja dan untuk peningkatan pembangunan Aceh agar dapat mensejahterakan masyarakat. Di samping itu juga untuk meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan pembangunan infrastruktur di Aceh. Pergantian kepala BAPPEDA Aceh akan berdampak positif dan negatif adapun yang menjadi dampak positif pergantian kepala BAPPEDA Aceh yaitu, dapat meningkatkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Aceh dan meningkatkan kinerja dan pengembangan kualitas SDM di Pemerintahan Aceh. Dampak negatifnya adalah perlunya penyesuaian diri terhadap jabatan struktural sehingga berdampak buruk pada kinerja SKPA. Kata Kunci: Pemerintah Aceh, Pembangunan, Reshuffle BAPPEDA</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26227</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-05 03:12:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-05 09:05:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>