<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26210">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PROSTAGLANDIN F2? TERHADAP KUALITAS SPERMA SAPI BALI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Satria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian PGF2? terhadap peningkatan kualitas semen sapi bali. Materi penelitian yang digunakan adalah sapi bali sebanyak 3 ekor yang berumur 2; 3,5 dan 5 tahun. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berupa semen dari sapi bali.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujursangkar Latin dengan 3 perlakuan dan 3 periode waktu perlakuan. Perlakuan yang diterapkan adalah P1 (5 ml NaCl fisiologis), P2 (25 mg prostaglandin), dan P3 (37,5 mg prostaglandin), sedangkan periode waktu adalah 3 minggu kegiatan perlakuan yakni minggu ke-1, 2, dan 3. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukan bahwa pemberian PGF2? dengan dosis 25 mg dan PGF2? dosis 37,5 mg tidak berpengaruh (P&gt;0,05) terhadap pemeriksaan volume, warna, pH, konsistensi, konsentrasi dan motilitas spermatozoa sapi bali. Volume semen yang diperoleh yaitu P1, P2 dan P3 masing-masing adalah 6,5±0,9 ml; 6,3±0,6 ml; dan 6,2±1,2 ml. Warna semen antara P1, P2, dan P3 adalah krem dan putih susu. Derajat keasaman (pH) pada penelitian ini antara P1, P2 dan P3 adalah 6,7±0,6; 7,1±0,2; dan 6,5±0,2. Konsentrasi spermatozoa pada P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 1.328±96,43 (106); 1.354±102,19 (106); dan 1.353,3±88,55 (106). Motilitas spermatozoa pada P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 73,3± 2,8(%); 71,6 ± 2,8(%); dan 73,3 ± 2,8(%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian PGF2? tidak memengaruhi spermatozoa namun hasil yang didapatkan masih dalam kisaran normal.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26210</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-04 22:48:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-05 09:03:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>