<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26023">
 <titleInfo>
  <title>UJI ADAPTASI BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DI DATARAN MENENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadli Auliansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian bertujuan untuk mendapatkan klon terbaik dari 12 klon ubi jalar yang akan diintroduksi di dataran menengah. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Sekolah Tinggi Penyuluhan dan Pertanian Saree, berlangsung dari bulan Maret sampai September 2015. Pengamatan pertumbuhan yang diamati adalah persentase pertumbuhan tanaman pada umur tanaman 21 hari setelah tanam, vigoritas sulur pada umur 42 hari setelah tanam, panjang sulur dan jumlah cabang dilakukan umur 28 dan 56 hari setelah tanam. Pengamatan hasil panen yang di amati bobot basah dan kering tanaman, total berat umbi besar dan umbi kecil, jumlah umbi, bobot basah dan kering angin umbi, evaluasi umum umbi, warna kulit dan daging umbi. Hasil penelitian menunjukan klon ubi jalar yang diintroduksi di dataran menengah memberikan pertumbuhan terbaik adalah klon CIP B19 dan CIP WI04. Sedangkan produksi klon ubi jalar yang diintroduksi di dataran menengah terbaik adalah klon CIP 440137 pada dan CIP B19.&#13;
&#13;
Kata kunci : Klon, Ipomoea batatas L., Dataran menengah</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26023</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-03 22:51:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-05 09:10:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>