Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGGUNAAN EGG TRAY SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PROSES KONSOLIDASI DENGAN VARIASI VERTICAL DRAIN DAN SPACING PADA TANAH LUNAK
Pengarang
Putri Rahmayanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1204101010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Konsolidasi merupakan peristiwa penurunan muka tanah akibat keluarnya air dari pori tanah dengan adanya penambahan beban terhadap tanah tersebut. Konsolidasi terjadi pada tanah berjenis lempung, hal ini disebabkan karena tanah lempung memiliki sifat high compressibility. Sifat tanah lempung seperti ini menyebabkan terjadi pemampatan dalam waktu yang lama secara terus menerus hingga tercapainya Tv (Time factor). Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat keluarnya air dari dalam pori tanah berjenis lempung sebelum didirikan konstruksi sehingga selama masa umur rencana konstruksi tidak akan mengalami penurunan konsolidasi. Bahan yang digunakan yaitu egg tray yang berupa limbah tatakan telur yang terbuat dari kertas bekas sebagai media vertical drain. Egg tray bersifat mudah menyerap air, sehingga diharapkan bahan dari egg tray ini akan mempercepat penyerapan air dari pori tanah. Vertical drain yaitu drainase yang ditempatkan secara vertikal pada tanah yang berfungsi sebagai media penyaluran air dari pori tanah mengikuti arah vertical drain. Pengujian ini berupa penyediaan saluran drainase yang telah diisi dengan limbah egg tray terhadap lapisan tanah lempung dan dibebani dengan metode preloading yang diberi nama egg tray vertical drain (EgVD). Sistem preloading berupa pemberian beban bertahap selama waktu pengujian hingga penurunan konsolidasi telah selesai. Pengujian ini membandingkan penurunan yang terjadi pada sampel tanpa pemberian EgVD dengan sampel yang diberikan EgVD dengan jarak spacing yang direncanakan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi pada upaya mempercepat proses konsolidasi dan memprediksi percepatan proses konsolidasi agar ketika konstruksi ditumpukan tanah berjenis lempung akan stabil dan tanah berjenis lempung tersebut tidak akan terjadi penurunan selama umur rencana bangunan. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata penurunan tanah yaitu 1,65 cm untuk sampel tanpa EgVD, 3,73 cm untuk sampel dengan 16 EgVD pola persegi, dan 4,71 cm untuk sampel dengan 32 EgVD pola persegi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGGUNAAN EGG TRAY SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PROSES KONSOLIDASI PADA TANAH LUNAK (Syarifah Milasafarah, 2016)
PENGARUH SMEAR ZONE TERHADAP PERBAIKAN TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE PRELOADING DAN PRE-FEBRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) (STUDI KASUS TANAH LUNAK PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA SEKSI TEBING TINGGI-INDERAPURA) (ILMA SYAHFIANI, 2022)
PENGURANGAN ION BESI (FE) DA LAM AIR DENGAN METODE AERASI MENGGUNAKAN TRAY AERATOR (Cut Maitozen Aziz, 2024)
HUBUNGAN INDEKS PLASTISITAS DENGAN PARAMETER KONSOLIDASI PADA TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN BENTONIT (FADLI, 2024)
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PARAMETER KONSOLIDASI (ANGGI SAPUTRI, 2018)