Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGGUNAAN POLYETHYLENE GLYCOL (PEG) 6000 UNTUK MENGETAHUI VIGOR KEKUATAN TUMBUH BENIH KEDELAI HITAM (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) PADA KONDISI KEKERINGAN
Pengarang
Khairani Z. - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205101050061
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kedelai (Glycine max L. Merill) merupakan komoditas pangan utama setelah padi dan jagung yang menjadi komoditi prioritas dalam program Revitalisasi Pertanian. Kebutuhan kedelai ke depan akan meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat tentang makanan sehat, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai hitam antara lain dengan ekstenfikasi pada lahan marginal, salah satu lahan marginal ialah lahan kering. Pengujian respon kedelai terhadap kekeringan dapat dilakukan dengan cara simulasi kondisi kekeringan menggunakan Polyethylen Glycol (PEG). Penggunaan PEG menyebabkan penurunan potensial air secara homogen sehingga dapat digunakan untuk meniru besarnya potensial air tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 5 x 4. Terdiri dari dua faktor, Faktor pertama yang diteliti ialah varietas yang terdiri atas, Varietas Mutiara 2, Mutiara 3, Detam 1, Detam 2. Sedangkan faktor kedua ialah konsentrasi Polyethylen Glycol (PEG) 6000. Kontrol 0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%. Hasil penelitian menunjukan bahwa Konsentrasi PEG berpengaruh sangat nyata terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur indeks vigor, keserempakan tumbuh, T50, dan panjang akar, serta berpengaruh nyata pada tolok ukur kecepatan tumbuh. Konsentrasi PEG terbaik untuk kekuatan tumbuh benih adalah 1,0%. Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah kecepatan tumbuh relatif, T50, dan panjang akar. Serta bengaruh nyata pada tolok ukur keserampakan tumbuh. Varietas dengan vigor kekuatan tumbuh terbaik pada varietas Detam 2. Terdapat interaksi antara konsentrasi PEG 6000 dengan varietas terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur panjang akar. Interaksi terbaik terdapat pada varietas Mutiara 3 pada konsentrasi 0,5%.
Kata kunci : Kedelai hitam, konsentrasi Polyethylen Glycol, varietas, vigor kekuatan tumbuh
Tidak Tersedia Deskripsi
DETEKSI DINI VIGOR KEKUATAN TUMBUH AKIBAT STRES KEKERINGAN PADA ENAM VARIETAS PADI ( ORYZA SATIVA L.). (Rina Adyana, 2016)
PENGARUH OSMOCONDITIONING MENGGUNAKAN LARUTAN PEG (POLYETHYLENE GLYCOL) 6000 TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) VAR. KIPAS MERAH BIREUEN (Ardawalis Atika, 2020)
EFEKTIVITAS POLIETILEN GLIKOL UNTUK MENGEVALUASI TANGGAP VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL) TERHADAP STRES KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN BENIH (andian putra, 2015)
PENGARUH UKURAN BENIH TERHADAP PRODUKSI, VIABILITAS DAN VIGOR DARI DUA VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX [L.] MERRILL) (Al-Asrar, 2013)
RESPONS BEBERAPA VARIETAS KEDELAI HITAM (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) PADA CEKAMAN SALINITAS TERHADAP VIGOR KEKUATAN TUMBUH BENIH (Munanzar Noorman, 2016)