Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINJAUAN YURIDIS TENTANG AMBANG BATAS DALAM PEMILU DI INDONESIA
Pengarang
M.HARDIANSYAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1203101010141
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
M.HARDIANSYAH, TINJAUAN YURIDIS TENTANG AMBANG BATAS DALAM PEMILU DI INDONESIA
2016 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 67), pp.,bibl.
(Zahratul Idami, S.H.,M.Hum)
Pasal 9 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pilpres menentukan bahwa “pasangan calon diusulkan oleh Partai politik atau gabungan Partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperolehan 25% dari suara sah nasional dalam pemilu anggota DPR, sebelum pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden” Sedang berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU/XI/2013 Memutuskan Pemilu dilaksanakan serentak (Penggabungan Pemilu Eksekutif dan Legislatif) sehingga menyebabkan Ketentuan Pemilihan presiden dan wakil Presiden sebagimana ditentukan di atas tidak dapat diberlakukan lagi. Mahkamah Konstitusi di dalam Putusan tersebut juga memutuskan Ketentuan Ambang batas Pemilihan Presiden dan wakil Presiden di atas, diserahkan kepada Pembentuk UU, apakah Ketentuan Ini dipertahankan atau tidak di dalam pemilihan Presiden dan wakil Presiden serentak di tahun 2019 mendatang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan Ketentuan tentang Ambang batas dalam pemilihan Presiden dan wakil Presiden serentak tahun 2019 di Indonesia dan Akibat hukum terhadap Pengaturan Ambang batas dalam pemilihan Presiden dan wakil Presiden serentak tahun 2019 di Indonesia.
Metode penelitian ini adalah yuridis normatif sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara penelitian kepustakaan atau bahan yang disebut dengan data sekunder yaitu mengutip dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan. Bahan hukum sekunder berupa dokumen yang berisi informasi seperti karya tulis ilmiah. Bahan hukum tersier berupa dokumen keterangan pendukung seperti kamus dan ensiklopedia.
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa Ketentuan Ambang batas (Pasal 9 UU No.42/2008 tentang Pilpres) dalam pemilihan Presiden dan wakil Presiden serentak tahun 2019 di Indonesia tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya revisi yang dilakukan oleh pembentuk UU. Selanjutnya jika ketentuan Ambang batas diberlakukan untuk Pemilu serentak maka : a) Pembentukan aturan Ambang batas ini jika di bentuk telah memiliki dasar hukum yang kuat yaitu Pasal 6A ayat (2),(5) serta Pasal 22 ayat (6) UUD NRI Tahun 1945 dan UU No.42/2008 tentang Pilpres. b) Ketentuan ini mengakibatkan terpenuhinya Pasal 6A ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. c) Memperkecil kemungkinan terjadinya 2 putaran di dalam Pemilu Presiden dan wakil Presiden dan efektif dan efesien dalam penggunaan Anggaran Negara. d) Sesuai dengan Sistem Multipartai di Indonesia. e) Menguatkan Sistem Presidensial di Indonesia.
Adanya ketentuan Ambang batas pemilihan Presiden dan wakil Presiden di Indonesia sejatinya masih diperlukan di dalam Pemilu Serentak di tahun 2019 mendatang. Sehingga sebaiknya Pembentuk UU segera melakukan Revisi Pasal 9 UU No.42 tahun 2008 tentang Pilpres yang mengatur ketentuan tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP ATURAN ELECTORAL THRESHOLD (AMBANG BATAS) PADA PASAL 90 UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2006 TENTANG PEMERINTAHAN ACEH DAN PASAL 414 UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM (CUT MEIDISHA G, 2021)
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGATURAN BATAS DESA (SYAHZEVIANDA, 2019)
PENGATURAN AMBANG BATAS PRESIDEN (PRESIDENTIAL THRESHOLD) BERDASARKAN KETENTUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM (IMAM BUCHARI, 2023)
ANALISIS AMBANG BATAS SISA BELANJA PEMERINTAH (SILPA) DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN DI 23 KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH (Masrizal, 2025)
ANALISIS KADAR LOGAM TIMBAL (PB) DAN KADMIUM (CD) PADA TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) SERAPAN ATOM (SSA) (NURUL FAJRIAH, 2017)