<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2577">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Kemiskinan Aceh</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bobby Satria Rahmadanny</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama 	: Bobby Satria Rahmadanny&#13;
NIM	: 1001101010066&#13;
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan&#13;
Pembimbing 	: Fakhruddin, SE, M.S.E&#13;
Judul	: Analisis Kemiskinan Aceh&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Aceh.Variabel yang digunakan adalah belanja daerah, pertumbuhan ekonomi, derajat kesehatan yang diukur melalui angka harapan hidup dan angka kesakitan, serta tingkat pendidikan yang dinyatakan melalui angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah.Ruang lingkup penelitian adalah 23 Kabupaten/kota di Aceh dan menggunakan data tahun 2009-2011 yang bersumber dari publikasi Dinas Keuangan Aceh dan Badan Pusat Statistik (BPS). Model yang digunakan adalah regresi linear berganda menggunakan data panel dengan metode analisisFixed Effect Model.Hasil penelitian menunjukkan variabel belanja daerah tidak memengaruhi kemiskinan secara signifikan. Sedangkan variabel pertumbuhan ekonomi, kesehatan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, dimana untuk variabel angka harapan hidup, angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah memiliki hubungan yang negatif terhadap kemiskinan, sedangkan angka kesakitan berpengaruh positif terhadap kemiskinan, artinya ketika angka kesakitan meningkat, maka kemiskinan juga akan meningkat. Nilai koefisien determinasi (Adj.R2= 0,9742) Menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan Indonesia sebesar 97,42 persen dipengaruhi oleh variael yang digunakan dalam penelitian ini sedangkan sisanya 2,58 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian ini. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah Kabupaten/kota se-Aceh mengutamakan kebijakan alokasi belanja daerah yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan derajat kesehatan dan meningkatkan kualitas pendidikan secara langsung. &#13;
&#13;
Kata Kunci  :	Kemiskinan, Belanja Daerah, Angka Derajat Kesehatan, Kualitas Pendidikan, Data Panel&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC CONDITION</topic>
 </subject>
 <classification>330.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>2577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-12-03 10:15:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-31 14:57:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>