ANALISIS KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI MENGGUNAKAN KERAK BOILER CANGKANG SAWIT DAN PASIR POZZOLAN SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI MENGGUNAKAN KERAK BOILER CANGKANG SAWIT DAN PASIR POZZOLAN SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS


Pengarang

Andy Maulana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerak boiler cangkang sawit dan pasir pozzolan adalah beberapa bahan yang pemanfaatannya masih cenderung terbatas didalam teknologi beton khususnya di Aceh. Kerak boiler cangkang sawit merupakan limbah yang jumlahnya melimpah, memiliki sifat kekerasan sehingga baik digunakan pada campuran beton, sedangkan pasir pozzolan memiliki berat jenis lebih kecil dari pada agregat sehingga bisa didapat struktur yang lebih ringan dan dapat mengurangi beban gempa pada konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kapasitas lentur balok (BBMT) yang yang menggunakan substitusi kerak boiler cangkang sawit dan pasir pozzolan meliputi beban retak pertama, lendutan, regangan pada baja dan beton, beban maksimum, serta pola kehancuran. Pada penelitian ini dibuat 3 buah balok BBMT berukuran 15 x 30 x 220 cm yang didesain agar mengalami keruntuhan lentur. Faktor Air Semen (FAS) 0,3, mutu baja (fy) yang digunakan sebagai tulangan pokok sebesar 437,167 MPa, dan tulangan geser sebesar 374,715 MPa. Tulangan tekan 2D11,9 mm, tulangan tarik 4D15,8 mm, dan tulangan geser D11,9-100 mm. Material penyusun beton berupa semen portland tipe I, agregat kasar, agregat halus (pasir), kerak boiler cangkang sawit dengan persentase 20% dan pasir pozzolan dengan persentase 10% sebagai substitusi agregat halus yang diperoleh dari hasil pengujian mekanis oleh peneliti lain dalam kelompok penelitian ini, serta admixture yaitu superplasticizer tipe polycarboxilate ether (ViscoCrete 10) sebanyak 1,5% dari berat semen. Hasil penelitian laboratorium diperoleh nilai kapasitas lentur balok BBMT-Normal sebesar 25,17 ton dengan lendutan 23,14 mm, balok BBMT-CSAH sebesar 25,45 ton dengan lendutan 20,66 mm, dan balok BBMT-PPAH sebesar 26,2 ton dengan lendutan 41,28 mm. Persentase perbandingan nilai daktilitas balok BBMT-CSAH dan BBMT-PPAH terhadap balok BBMT-Normal mengalami peningkatan sebesar 1,209% dan 1,359%. Dapat disimpulkan bahwa balok BBMT-PPAH menghasilkan kapasitas lentur yang lebih baik dan lebih bersifat daktil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK