<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25751">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENJUALAN ROKOK KEPADA ANAK DI BAWAH UMUR DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T Muhammad Al Arief</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>i&#13;
ABSTRAK&#13;
PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP &#13;
PENJUALAN ROKOK KEPADA ANAK DI &#13;
BAWAH UMUR DI KOTA BANDA ACEH&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(vii,65)pp.,tabl.,bibl.,app.&#13;
(T. Haflisyah, S.H., M.Hum)&#13;
Dalam Pasal 21  huruf a  Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2012 &#13;
Tentang Pengamanan  Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk &#13;
Tembakau Bagi Kesehatan  (PP Nomor 109 Tahun 2012)  terdapat larangan untuk &#13;
tidak menjual rokok kepada anak  berusia  di bawah usia 18 tahun.  Namun  dalam &#13;
prakteknya, pelaku usaha tetap saja memperjual belikan rokok kepada anak yang &#13;
masih berusia di bawah 18 tahun  (konsumen). Hal tersebut membuktikan aturan &#13;
yang ditetapkan belum dapat berjalan secara maksimal, sehingga dibutuhkannya &#13;
perlindungan bagi konsumen terhadap tindakan yang dilakukan oleh pelaku usaha.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk  menjelaskan  penyebab  pelaku usaha &#13;
menjual rokok kepada anak yang masih berusia di bawah 18 tahun, perlindungan &#13;
bagi konsumen terhadap tindakan pelaku usaha yang menjual rokok kepada anak &#13;
yang masih berusia di bawah 18 tahun, dan akibat hukum dari tindakan pelaku &#13;
usaha yang menjual rokok kepada anak yang masih berusia di bawah 18 tahun.&#13;
Jenis penelitian hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah &#13;
penelitian yuridis empiris.  Untuk memperoleh data dilakukan penelitian &#13;
kepustakaan  untuk mendapatkan  data hukum sekunder dengan mempelajari buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan masalah yang &#13;
diteliti, dan melakukan penelitian lapangan untuk memperoleh data hukum primer &#13;
dengan cara wawancara dengan responden dan informan.&#13;
Dari  hasil penelitian dapat diketahui beberapa  penyebab  pelaku usaha &#13;
menjual rokok kepada anak yang masih berusia di bawah 18 tahun, hal tersebut &#13;
yaitu rendahnya pengetahuan hukum  pelaku usaha, tidak adanya penyuluhan dan &#13;
pengawasan, aturan hukum yang tidak berjalan, rendahnya kesadaran hukum &#13;
pelaku usaha, kurangnya itikad baik dari pelaku usaha dan rendahnya kepedulian &#13;
masyarakat. Bentuk perlindungan yang dapat diberikan bagi konsumen secara &#13;
garis besar terdiri dari dua hal yaitu perlindungan hukum preventif (mencegah) &#13;
dan perlindungan hukum represif (menaggulangi). Akibat hukum yang &#13;
ditimbulkan dapat  berupa  batal demi hukum jual beli yang dilakukan (Pasal 1338 &#13;
jo Pasal 1320 KUHPerdata), pengenaan sanksi administratif sesuai Pasal 23 dan &#13;
Pasal 60 ayat (3) PP  Nomor 109 Tahun 2012, dan larangan penjualan dan &#13;
penarikan barang dan/jasa (pasal 8 ayat 4) serta sanksi pidana penjara dan/atau &#13;
denda (Pasal 62) Undang-undang Perlindungan Konsumen.&#13;
Disarankan kepada Dinas Kesehatan  agar dapat memberikan penyuluhan &#13;
dan pengawasan terkait penjualan rokok, dan juga dapat memberikan sanksi tegas &#13;
bagi setiap pelanggarnya, serta diharapkan kepada pemerintah untuk dapat &#13;
membuat suatu aturan  khusus terkait  dengan  penjualan rokok  untuk  menekan &#13;
jumlah perokok anak.&#13;
T MUHAMMAD AL ARIEF: : &#13;
2016</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25751</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-29 23:44:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-30 09:07:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>