PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI


Pengarang

Wanda Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010088

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beton mutu tinggi umumnya dikenal sebagai beton dengan kuat tekan lebih besar dari 42 MPa pada umur 28 hari untuk benda uji silinder. Untuk mencapai kekuatan beton mutu tinggi yang direncanakan, salah satu faktor pendukungnya adalah komposisi semen dalam campuran beton. Semen merupakan material yang proses produksinya tidak ramah terhadap lingkungan dan relatif mahal. Untuk itu diperlukan bahan alternatif untuk pengganti sebagian semen seperti abu pozzolanik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan penggunaan abu pozzolanik sebagai pengganti sebagian semen dalam campuran beton mutu tinggi yang material abu pozzolaniknya berasal dari Gampong Beurandeh Kecamatan Mesjid Raya – Ujong Batee, Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Adapun material penyusun beton yang digunakan terdiri dari split (batu pecah) dengan ukuran maksimal 12 mm, air, pasir, dan semen Portland tipe I, bahan tambah kimia superplasticizer jenis Viscocrete 10, dan abu pozzolanik yang digunakan lolos saringan nomor 200 (0,075 mm). Abu pozzolanik digunakan sebagai substitusi semen dengan 4 variasi persentase yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap volume semen dengan faktor air semen (FAS) 0,3. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder standar berukuran 15 cm × 30 cm untuk uji kuat tarik belah, balok berukuran 15 cm × 15 cm × 60 cm untuk uji kuat tarik lentur, dan benda uji prisma takikan berukuran 30 cm × 10 cm × 30 cm untuk uji kuat geser murni. Pengujian ini dilakukan pada umur 28 hari terhadap kuat tarik belah, kuat tarik lentur, dan kuat geser murni beton mutu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kekuatan dari beton tanpa substitusi abu pozzolanik. Nilai kuat tarik belah maksimum pada substitusi 10% sebesesar 5,22 MPa, meningkat 5,31%. Nilai kuat tarik lentur maksimum terjadi pada substitusi 5% sebesar 6,11 MPa, meningkat 16,45% dan nilai kuat geser murni maksimum terjadi pada substitusi 5% yaitu sebesar 4,38 MPa, meningkat 17,74%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggantian sebagian semen dengan abu pozzolanik dalam beton mutu tinggi optimum pada substitusi persentase 5%.

Kata kunci: beton mutu tinggi, abu pozzolanik, kuat tarik belah, kuat tarik lentur, kuat geser murni

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK