<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25695">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN CAIR DARI MINYAK JAGUNG (OLEUM MAYDIS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arina Tajriyani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Formulasi dan evaluasi sediaan sabun cair dari minyak jagung (Oleum maydis) telah dilakukan dengan tujuan menentukan konsentrasi minyak jagung yang digunakan untuk menghasilkan sediaan sabun cair yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 1996 yaitu berupa nilai pH, viskositas, bobot jenis, kadar alkali bebas dan tinggi busa serta mengetahui stabilitas sediaan sabun cair selama penyimpanan. Sediaan sabun cair dibuat dengan perbedaan konsentrasi minyak jagung yaitu 10, 20 dan 30% dan evaluasi sediaan sabun cair dilakukan terhadap ketiga formula. Evaluasi sediaan menunjukkan bahwa sediaan sabun cair dari minyak jagung yang digunakan dalam penelitian ini tidak dapat memenuhi kriteria SNI tahun 1996. Hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan warna dan bentuk sediaan sabun cair pada setiap formula selama masa pengujian stabilitas. Hasil evaluasi sediaan sabun cair juga menunjukkan bahwa sabun cair tidak stabil yang ditandai dengan terjadinya perubahan bentuk, warna, pH dan viskositas sabun cair selama penyimpanan 6 siklus (12 hari).&#13;
&#13;
Kata kunci: Formulasi, sabun cair, minyak jagung, Standar Nasional Indonesia.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-29 14:19:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-25 16:26:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>