PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PASIEN BERSALIN PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PASIEN BERSALIN PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ACEH


Pengarang

Hermansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0903101020121

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HERMANSYAH PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN
(2016) TERHADAP PASIEN BERSALIN PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ACEH
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(iv, 59) pp. tabl. bibl;
(Dr. Efendi, S.H., M.Si.)
Pasal angka 1 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Rumah sakit berfungsi sebagai penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit, dan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medis. Pasal 5 Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2010 tentang Kesehatan bahwa “setiap penduduk Aceh mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai kebutuhan medisnya”. Kenyataannya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aceh sebagai rumah sakit khusus Ibu dan anak-anak di Provinsi Aceh, masih lalai dalam menangani pasien bersalin. Suriyani warga Gampong Lambatee, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar bersama bayi yang baru dilahirkannya tidak segera ditangani oleh dokter di RSIA, dirujuk ke RSUZA Banda Aceh dan akhirnya meninggal dunia.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan dan pemulihan kesehatan terhadap pasien bersalin di Rumah Sakit Ibu dan Anak, hambatan yang dihadapi Rumah Sakit Ibu dan Anak dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan terhadap pasien bersalin, dan upaya yang dilakukan pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak dalam mengatasi kendala pada pelayanan pasien bersalin.
Data penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian di Kepustakaan dan lapangan. Penelitian Kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mempelajari buku-buku teks, teori-teori, peraturan perundang-undangan, artikel-artikel, karya ilmiah yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan bagi pasien. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer dengan melakukan observasi dan mewawancarai Responden dan Informan.
Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan dan pemulihan kesehatan terhadap pasien bersalin pada Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), telah dilakukan menurut kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada untuk pengawasan keadaan ibu sebelum bersalin, pengawasan pada janin sebelum bayi lahir, pemantauan terhadap denyut jantung janin. Pemeliharaan kesehatan bagi persalinan janin kurang bulan berupa perawatan, dan pematangan paru-paru terhadap janin dalam kandungan. Segala kekurangan yang timbul baik menyangkut kebijakan maupun administrasi akan terus dibenahi. Hambatan yang dihadapi oleh pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak dalam memberikan pelayanan terhadap pasien bersalin yaitu: masih kurangnya dukungan Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Aceh. SDM pemberi pelayanan kesehatan di RSIA masih terbatas, sarana dan fasilitas penunjang membutuhkan pengadaan ulang, Komunikasi antara dokter dengan pasien bersalin yang kurang efektif. Upaya yang dilakukan pihak RSIA mengatasi kendala pelayanan pasien bersalin: mengevaluasi Kebijakan Rumah Sakit baik melalui komitmen dan dukungan politis dari Pemerintah Daerah, berupaya Memenuhi Fasilitas Penunjang Pelayanan, meningkatkan SDM Tim Pemberi Pelayanan di RSIA, dan membangun komunikasi yang baik antar Tim, Dokter dan Perawat dengan pasien bersalin dan keluarganya.
Disarankan kepada Pasien bersalin pada RSIA dan keluarganya hendaknya meminta penjelasan dokter mengenai tindakan kedokteran yang akan dilakukan. Kepada Seluruh Tim Pemberi pelayanan kesehatan di RSIA hendaknya memperbaiki sikap, dan menjelaskan dengan bahasa yang sederhana, dan mudah dipahami pasien. Kepada Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan diharapkan memperhatian RSIA secara konkrit dan berkontribusi dalam peningkatan SDM pemberi pelayanan di RSIA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK