<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25610">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEPEMILIKAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IKHSAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH KEPEMILIKAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE&#13;
&#13;
&#13;
OLEH :&#13;
Muhammad Ikhsan/Agribisnis Unsyiah&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Kabupaten Pidie menjadi salah satu dari tiga kabupaten/kota dengan urutan teratas yang mempunyai jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak pada tahun 2013, yaitu sebesar 60.589 rumah tangga. Namun jumlah rumah tangga usaha pertanian tersebut mengalami penurunan sebanyak 54.588 rumah tangga dari 699.370 rumah tangga pada tahun 2009. Salah satu masalah yang menjadi penyebab menurunnya rumah tangga usaha pertanian adalah modal. Bagi petani modal identik dengan pembiayaan yang sulit untuk di tanggulangi, khususnya dalam mengembangkan usahatani pedesaan. Akses petani terhadap sumber-sumber permodalan resmi masih sangat terbatas, tetapi lebih mudah mendapatkan modal dari para pelepas uang dengan bunga tinggi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah variabel apa saja yang berpengaruh terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie. Variabel yang mempengaruhi pendapatan petani padi pada penelitian ini terbatas pada luas lahan, status kepemilikan lahan, dan bantuan. Untuk menentukan jumlah sampel, digunakan teknik pengambilan sampel acak berstrata sehingga didapatkan 30 petani sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis khi-kuadrat. Didapatkan bahwa variabel luas lahan dan status kepemilikan lahan berpengaruh terhadap Pendapatan  petani padi di Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie, sedangkan variabel bantuan tidak berpengaruh.&#13;
&#13;
Kata kunci: lahan, status kepemilikan, pendapatan, khi-kuadrat, modal&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25610</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-28 11:57:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-08 09:48:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>