Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA LAHAN, PAKAN, NENER, TENAGA KERJA DAN SISTEM BUDIDAYA DENGAN HASIL PRODUKSI TAMBAK BANDENG DI BANDA ACEH
Pengarang
M. DANIL FURQANSYAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1105102010046
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini menganalisis keadaan terkini pengaruh signifikan dan tidak signifikan faktor Luas Lahan, Pakan, Jumlah Nener, Tenaga Kerja dan Sistem Budidaya terhadap hasil produksi tambak bandeng di Banda Aceh. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuisioner oleh 35 orang responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisi sstatistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan berpengaruh terhadap hasil produksi tambak bandeng di Banda Aceh. Semakin besar luas lahan yang di gunakan maka semakin banyak pula nener yang di tebar sehingga makin banyak pula hasil panen yang didapat, pakan berpengaruh terhadap hasil produksi tambak bandeng di Banda Aceh. Pakan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hasil produksi terhadap ikan bandeng, jumlah nener berpengaruh terhadap hasil produksi tambak bandeng di Banda Aceh. Semakin banyak pula nener yang ditebar maka semakin banyak pula hasil produksi ikan bandeng, tenaga kerja berpengaruh terhadap hasil produksi tambak bandeng. seluruh kegiatan dari pengolahan lahan, penebaran nener. Pemberian pakan, pengendalian hama dan penyakit dan pemanenan serta pasca panen, dan sistem budidaya berpengaruh terhadap hasil produksi tambak bandeng. Sistem budidaya merupakan teknologi terapan yang dipakai petani tambak dalam mengelola tambaknya, tambak intensif merupakan cara pemeliharaan dengan pengawasn ketat, sehingga dapat menekan/mengurangi kematian dan memiliki hasil produksi yang lebih tinggi dari pada sistem budidaya tradisional.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI IKAN BANDENG DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Aulia Putra, 2014)
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS DAN EKONOMISUSAHATANI TAMBAK IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS F) DI KABUPATEN ACEH UTARA (RIANI, 2016)
KAJIAN PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA TAMBAK DI DESA LAMTEUNGOH KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR PASCA TSUNAMI (Natasia Arieawan.SND, 2021)
ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI PADA USAHA TAMBAK UDANG WINDU DI KABUPATEN ACEH BESAR (Syarifuddin, 2025)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KEPITING BAKAU SISTEM TAMBAK TUMPANGSARI PADA KAWASAN HUTAN MANGROVE DI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG, SUMATERA UTARA (Sri harteti, 2025)