Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM TENTANG PENGANIAYAAN TERHADAP IBU HAMIL YANG BERAKIBAT PADA MATINYA JANIN
Pengarang
noviyanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1103101010251
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
NOVIYANTI, KAJIAN HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM ISLAM 2016 TENTANG PENGANIAYAAN TERHADAP IBU HAMIL YANG MENGAKIBATKAN PADA MATINYA JANIN
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(iv,81) pp., bibl.
DR. MOH.DIN, S.H, M.HUM
Penganiayaan terhadap ibu hamil yang berakibat pada matinya janin merupakan tindak pidana yang terdapat dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP mengenai penganiayaan serta aturannya juga terdapat dalam hukum Islam yang tertuang dalam Al-Qur’an maupun Hadis. Hal ini yang akan menjadi inti permasalahan dalam skripsi dimana akan dikaji perbandingan dari kedua ketentuan hokum tersebut. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ketentuan hukum dan sanksi pidana bagi pelaku penganiayaan terhadap ibu hamil yang mengakibatkan matinya janin dari kedua sistem hukum yang berbeda. Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh dengan cara melakukan penelitian kepustakaan yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang dikaji. Data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan membandingkan ketentuan yang ada dalam dua sistem hukum yang berbeda mengenai permasalahan yang sama, sehingga diperoleh kesimpulan-kesimpulan sebagai penyelesaian dari sebagian persoalan yang terdapat dalam pokok permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif memandang terdapat dua pelanggaran pidana, yaitu penganiayaan terhadap ibu hamil yang berakibat pada matinya janin yang ketentuan hukumnya terdapat dalam Pasal 351 ayat (2) yang isinya mengatur “jika perbuatan itu menjadikan luka berat, si tersalah dihukum penjara selama-lamanya lima tahun” jo. Pasal 356 KUHP yang isinya juga mengatur” hukuman yang ditentukan dalam Pasal 351 dapat ditambah dengan sepertiganya jika kejahatan itu dilakukan terhadap ibunya ayahnya yang sah, istrinya atau anaknya”. Sedangkan pada hukum Islam penganiayaan dikategorikan dalam jara’im al-Qisas, yaitu tindak pidana yang bersanksikan hukum qisas. Disarankan kepada pakar hukum untuk melakukan pengkajian ulang terhadap materi hukum yang termuat dalam undang-undang khususnya tentang tindak pidana pengguguran dan pembunuhan terhadap kandungan sehingga dapat dipahami secara mendalam untuk terwujudnya keadilan, kepastian hukum dan ketertiban.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DISELESAIKAN SECARA DAMAI BERDASARKAN PRINSIP RESTORATIVE JUSTICE DAN HUKUM PIDANA ISLAM (SITI JUBAIDAH, 2017)
PIDANA MATI DAN TATA CARA PELAKSANAANNYA BERDASARKAN HUKUM PIDANA POSITIF DI INDONESIA DAN HUKUM PIDANA ISLAM (ASHARI, 2016)
ANALISIS PERBANDINGAN KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) DENGAN HUKUM ISLAM TERKAIT SANKSI/DASAR DAN PENGHAPUSAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (Rita Maryati, 2014)
PENGGUNAAN STATISTIK KRIMINAL DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR BENER MERIAH) (RINAYUNITA, 2019)
ASAS RETROAKTIF DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA POSITIF INDONESIA DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Mahlil, 2017)