TINJAUAN KRIMINOLOGI TENTANG KEKERASAN OLEH NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TINJAUAN KRIMINOLOGI TENTANG KEKERASAN OLEH NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB BANDA ACEH


Pengarang

OKY MAGHFIRAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010354

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
OKY MAGHFIRAH, TINJAUAN KRIMINOLOGI TENTANG
KEKERASAN OLEH NARAPIDANA DI
RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB
BANDA ACEH
2016 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(iv, 56), pp; bibl.
AINAL HADI, S.H., M.Hum.
Berdasarkan Pasal 4 huruf n Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor
6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lembaga Permasyarakatan dan Rutan bahwa
setiap Narapidana atau Tahanan dilarang melakukan tindakan kekerasan, baik
kekerasan fisik maupun psikis, terhadap sesama Narapidana, Tahanan, Petugas
Pemasyarakatan, atau tamu/pengunjung. Namun pada kenyataannya masih banyak
narapidana yang melakukan kekerasan didalam Rutan.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan bentuk dan akibat
kekerasan oleh Narapidana di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Banda Aceh,
faktor – faktor penyebab terjadinya kekerasan oleh Narapidana di Rumah Tahanan
Negara Klas IIB Banda Aceh, dan upaya penanggulangan kasus kekerasan oleh
Narapidana di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Banda Aceh..
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian,
untuk mendapatkan data sekunder dilakukan dengan cara membaca peraturan
perundang–undangan, karya ilmiah, pendapat para sarjana, buku-buku, artikel dan
bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini, dan penelitian lapangan
dilakukan untuk mendapatkan data primer yang berhubungan dengan penelitian
ini melalui wawancara dengan responden dan informan dalam penulisan ini.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa bentuk dan akibat kekerasan
oleh Narapidana di Rutan Klas IIB Banda Aceh adalah dalam bentuk tindak
pidana penganiayaan ringan dan penganiayaan biasa yang mengakibatkan korban
mengalami luka berat dan luka ringan dan si pelaku mendapat hukuman berupa
pengurungan di ruang isolasi. Faktor penyebab terjadinya kekerasan oleh
Narapidana di Rutan Klas IIB Banda Aceh adalah masalah individu, dendam
pribadi, kapasitas kamar yang tidak memadai, dan tidak adanya keakraban dan
hubungan yang harmonis antar sesama warga binaan. Upaya penanggulangan
kasus kekerasan oleh Narapidana di Rutan Klas IIB Banda Aceh adalah
diberikannya sanksi berupa teguran, dimasukkan ke ruang isolasi dan tidak
diberikannya remisi, kesatuan pengamanan melakukan pengawasan pada setiap
kamar narapidana, pengawasan ini dilakukan selama 1x24 jam, selain itu setiap
blok dijaga oleh piket umum, yang bertugas menjaga narapidana dan memastikan
bahwa tidak terjadi gangguan ketertiban dalam Rutan Klas IIB Banda Aceh.
Disarankan kepada Rutan Klas IIB Banda Aceh untuk menambah jumlah
kamar tahanan, sehingga dalam satu kamar narapidana tidak terjadi kelebihan
kapasitas, melakukan bimbingan konseling, diharapkan upaya pengawasan yang
dilakukan oleh kesatuan pengamanan Rutan Klas IIB Banda Aceh yang dibagi
dalam 3 regu ditambah menjadi 4 regu, penambahan ini dimaksudkan agar pada
pukul 6 malam sampai pukul 7 pagi dapat dibagi 2 regu menjadi pukul 6 malam
sampai pukul 12 malam dan pukul 12 malam sampai pukul 7 pagi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK