ADAPTASI SOSIAL MANTAN NARAPIDANA (STUDI PADA MANTAN NARAPIDANA KASUS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB KUALASIMPANG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ADAPTASI SOSIAL MANTAN NARAPIDANA (STUDI PADA MANTAN NARAPIDANA KASUS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB KUALASIMPANG)


Pengarang

fitriani is - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010101010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Mantan narapidana merupakan individu yang sebelumnya telah menjalankan proses pembinaan pada Lembaga Pemasyarakatan, dengan masa tahanan sesuai dengan putusan pengadilan. Setelah menyelesaikan masa tahanan maka status sebagai narapidana berubah menjadi mantan narapidana. Sebagai penyandang status mantan narapidana subyek harus menjalani proses adaptasi agar dapat diterima masyarakat dilingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses adaptasi sosial yang terjadi terhadap mantan narapidana kasus narkoba ketika kembali pada masyarakat dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat proses adaptasi sosial mantan narapidana kasus narkoba. Penelitian ini menggunakan Teori Labeling yang dikemukakan oleh Howard Becker. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terdapat sembilan informan dalam penelitian ini yang terdiri dari, empat orang informan yang berstatus mantan narapidana dengan karakteristik: berstatus belum menikah,menikah atau cerai; pernah menjalankan proses pembinaan sekali atau lebih pada LAPAS Klas IIb Kualasimpang; dan lima informan kunci yang terdiri dari empat tokoh masyarakat dimana subjek tinggal dan seorang staf LAPAS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mantan narapidana mengalami proses adaptasi yang berbeda, adapun yang menjadi faktor pendukung proses adaptasi sosial mantan narapidana antara lain rasa percaya diri yang tinggi dari mantan narapidana, adanya perasaan tidak khawatir dengan statusnya sebagai mantan narapidana, dan adanya kesediaan masyarakat untuk mengikut sertakan mantan narapidana dalam kegiatan sosial, budaya dan ekonomi yang diselenggarakan pihak kampung, adapun faktor penghambat proses adaptasi yaitu tidak ada kesadaran untuk berubah menjadi lebih baik, adanya kecenderungan subjek belum benar-benar terlepas dari jerat narkoba, penolakan masyarakat dan ketidak tersediaan rekam jejak mantan narapidana yang telah keluar oleh pihak lapas. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah setiap mantan narapina memiliki cara yang berbeda saat memulai proses adaptasi berdasarkan kebiasaan dan lingkungan tempat tinggalnya, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Kata Kunci: Adaptasi Sosial, Mantan Narapidana.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK