Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KEBUTUHAN BANGSAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFISIENSI TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN PENGRAJIN GULA AREN DI KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES
Pengarang
MENTI MENTARI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205102010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bangsal yang diperlukan oleh pengrajin gula aren dan kontribusi pembuatan bangsal terhadap efisiensi tenaga kerja dan tingkat pendapatan pengrajin gula aren di Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues.. Data primer diperoleh dari 222 petani dengan menggunakan kuisioner yang telah disusun, sedangkan data skunder diperoleh melalui kepustakaan, internet, jurnal, penelitian ilmiah, dan instasi-instasi yang terkait dengan penelitian ini. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Perhitungan analisis kebutuhan bangsal secara kuantitatif. Perhitungan efesiensi tenaga kerja dianalisis dengan rumus regresi linear NPMx = P x atau NPM/Px = 1. Untuk mengetahui tingkat pendapatan pengrajin digunakan rumus untuk menghitung pendapatan yaitu ? = TR – TC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengrajin gula aren di Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues membutuhkan sebanyak 5 unit bangsal yang dapat digunakan sebagai tempat pengolahan gula aren secara khusus. Dari hasil perhitungan dengan melakukan analisis regresi linear berganda dihasilkan tingkat efesiensi pada penggunaan tenaga kerja sebelum adanya bangsal adalah < 1 yaitu 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tenaga kerja tidak efesien, Sedangkan jika ada bangsal, maka tingkat efesiensi penggunaan tenaga kerja adalah > 1 yaitu 1,81. Menunjukkan bahwa tingkat penggunaan tenaga kerja hampir efesien dan dapat ditambah lagi sehingga menjadi efisien. Rata-rata pendapatan pengrajin lebih tinggi jika adanya bangsal yaitu sebesar Rp 926.444,- dibandingkan jika tidak adanya bangsal yaitu hanya sebesar Rp 383.968,-.
Kata Kunci : Bangsal, Gula Aren, Efisiensi Tenaga Kerja, Pendapatan
Tidak Tersedia Deskripsi
PROFIL HOME INDUSTRI GULA AREN DI KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES (Mayani, 2023)
ANALISIS MOTIVASI PETANI PENGRAJININDUSTRI RUMAH TANGGA GULA AREN DI KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES (HERDIANTO, 2016)
PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP NIAT BELI ULANG YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KONSUMEN PADA PRODUK GULA AREN KAMPUNG URING KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES (ADI PUTRA, 2025)
IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN BURUNG DI HUTAN PINING KABUPATEN GAYO LUES DALAM KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (Zurfika Ramayanti, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN USAHATANI SERAI WANGI DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES (LINDA RAHMAYANTI, 2016)