<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25451">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PRESTASI PADA PERJANJIAN MEMBANGUN DAN BAGI HASIL BANGUNAN TOKO PERMANEN ANTARA PEMBANGUN DENGAN PEMILIK LAHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AMALIA WULANDARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
AMALIA WULANDARI, &#13;
2016&#13;
&#13;
PELAKSANAAN PRESTASI PADA PERJANJIAN&#13;
MEMBANGUN DAN BAGI HASIL BANGUNAN&#13;
TOKO PERMANEN ANTARA PEMBANGUN&#13;
DENGAN PEMILIK LAHAN&#13;
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
(vi, 60)pp., bibl., app.&#13;
PROF. DAHLAN, S.H.,M.H.&#13;
&#13;
Perjanjian membangun dan bagi hasil  merupakan perjanjian yang  belum &#13;
secara khusus ada pengaturannya, oleh karena itu, perjanjian membangun dan &#13;
bagi hasil ini mengikuti ketentuan umum di dalam Kitab Undang -undang Hukum &#13;
Perdata (KUH Perdata) khususnya pada ketentuan Buku III KUH Perdata &#13;
mengatur tentang Perikatan. Perjanjian ini lahir akibat adanya asas kebebasan &#13;
berkontrak sebagaimana yang diatur dalam Pasal 1338  Jo Pasal 1320 &#13;
KUHPerdata. Kedua belah pihak dalam perjanjian sepakat mengadakan perjanjian &#13;
membangun dan bagi hasil bangunan toko permanen. Tetapi, dalam &#13;
pelaksanaannya  dari tiga perjanjian membangun dan bagi hasil bangunan toko &#13;
permanen, dua diantaranya  terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh pihak &#13;
pembangun, sehingga menyebabkan  bangunan menjadi tidak selesai sesuai waktu &#13;
yang telah disepakati dalam perjanjian dan bangunan menjadi terbengkalai. &#13;
Tujuan penulisan skripsi  ini adalah  menjelaskan prestasi yang &#13;
diperjanjikan oleh para pihak dan  proses pelaksanannya, menjelaskan akibat &#13;
hukum dari tidak  terlaksananya prestasi yang diperjanjikan sertaupaya &#13;
penyelesaian atas wanprestasi yang terjadi dalam perjanjian membangun dan bagi &#13;
hasil bangunan toko permanen antara pembangun dengan pemilik lahan.&#13;
Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh dari penelitian kepustakaan &#13;
untuk memperoleh data skunder dan penelitian lapangan dilakukan untuk &#13;
memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan.&#13;
Dari hasil penelitian menunjukkan  bahwa  prestasi-prestasi yang &#13;
diperjanjikan dalam perjanjian membangun dan bagi hasil adalah  antara lainPihak &#13;
pembangun  berkewajiban mendirikan sejumlah bangunan toko permanen yang &#13;
diperuntukkan untuk dirinya maupun pihak pemilik lahan,melaksanakan &#13;
pembangunan toko permanen sesuai dengan isi perjanjian, menyelesaikan &#13;
pembangunan toko permanen sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan di &#13;
dalam perjanjian, serta Pihak Pembangun berkewajiban untuk mengurus surat Izin &#13;
mendirikan Bangunan (IMB), ongkos serta bahan-bahan guna keperluan &#13;
bangunan dan pendirian semua bangunan tersebut sampai selesai tidak ada yang &#13;
dikecualikan termasuk pajak-pajak, biaya pengalihan hak dan pemecahan serifikat &#13;
keatas nama Pihak Kedua atas bangunan-bangunan yang menjadi pihak kedua, &#13;
yang tersebut dalam pasal 4 ditanggung dan dibayar oleh Pihak Kedu a &#13;
sepenuhnya. Akibat hukum terhadap perjanjian membangun dan bagi hasil ( &#13;
Perjanjian membangun dan bagi hasil Nomor : 02/ 2007 dan Perjanjian &#13;
membangun dan bagi hasil Nomor : 01/ 2009) antara lain  tidak terselesaikannya &#13;
bangunan toko pada waktu sebagai mana yang diperjanjikan, tidak terjadinya &#13;
peralihan hak atas tanah, tidak terjadinya pembangunan toko sebagaimana yang di &#13;
perjanjikan, serta Pihak pemilik lahan mengalami kerugian yang menyebabkan ia &#13;
tidak dapat menikmati bangunan toko yang menjadi milik nya  sesuai dengan &#13;
perjanjian.&#13;
Disarankan kepada masing-masing pihak khususnya pihak pemilik lahan &#13;
agar melakukan pengawasan dan melakukan peneguran apabila pembangun tidak &#13;
melaksanakan prestasi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sehingga &#13;
menghindari kerugian di kemudian hari. Disarankan kepada pihak pembangun &#13;
harus memperhitungkan kondisi ekonomi dan memahami kesulitan dalam &#13;
menyelesaikan kendala dalam pembangunan.  Disarankan kepada para pihak agar &#13;
menyelesaikan permalahan melalui musyawarah termasuk melalui mediasi &#13;
terlebih dahulu, yang merupakan cara terbaik penyelesaian sengketa secara damai.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25451</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-22 14:58:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-22 15:09:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>