Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERILAKU DAN KEKUATAN PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE DENGAN BENTUK KONFIGURASI ? YANG DIBEBANI LENTUR
Pengarang
Zaeri Tahrizi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1204101010022
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bahan beton pada konstruksi pracetak masih menggunakan beton konvesional
yang menghasilkan berat konstruksi yang besar, sehingga dalam mobilisasi,
demobilisasi dan pemasangan memerlukan alat berat. Pada elemen tertentu,
penggunaan beton ringan akan mengurangi ketergantungan pada alat berat. Pada
penelitian ini dikembangkan beton ringan dengan metode pracetak yaitu panel
pracetak ferrofoam concrete bentuk ?. Pengujian dilakukan untuk mengetahui
perilaku dan kekuatan panel ? yang dibebani lentur. Benda uji yang dibuat
mempunyai panjang bentang 2200 mm, lebar 600 mm dan 500 mm, tinggi 120
mm dan 80 mm, tebal 30 mm, dengan variasi pada lebar dan tinggi. Tiap panel
mengunakan lima tulangan Ø8 mm yang bertegangan luluh 339,68 Mpa dan satu
lapis wiremesh Ø1 mm yang bertegangan luluh 530,312 Mpa, dengan jarak antar
as wiremesh 25,4 mm. Proporsi campuran panel dengan FAS 0,4 menghasilkan
berat volume sebesar 1630,22 kg/m3 dan mutu 21 MPa. Panel pracetak yang diuji
diletakkan di atas dua tumpuan sendi dan rol dengan jarak antar tumpuan 2000
mm dan dilakukan pembebanan aksial pada dua titik yang dikontrol dengan
pembacaan dial pada hydraulic jack. LVDT diletakkan di tengah bentang dan
pada jarak 450 mm dari tumpuan, sedangkan strain gages terletak pada tulangan
tarik tengah bentang panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel ? 600-120
memikul beban ultimit sebesar 1,24 ton dan mengalami lendutan 67,34 mm, panel
? 600-80 memikul beban ultimit sebesar 0,72 ton dan mengalami lendutan 70,30
mm, dan panel ? 500-80 memikul beban ultimit sebesar 0,52 ton dan mengalami
lendutan 50,75 mm. Pola retak yang terjadi ketika panel gagal adalah pola retak
lentur. Berdasarkan hasil pengujian kuat lentur terhadap panel pracetak
menunjukkan bahwa semakin besar lebar panel maka beban ultimit dan lendutan
semakin besar, dan semakin besar tinggi badan panel maka beban ultimit dan
lendutan juga besar.
Kata Kunci : Panel pracetak ferrofoam concrete, perilaku dan kekuatan panel ?,
lentur.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PANJANG BENTANG PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE YANG DIBEBANI LENTUR DENGAN ORIENTASI PEMBEBANAN (Geubril Rizki, 2022)
PERILAKU LENTUR PLAT LANTAI PRACETAK BETON RINGAN BERTULANG (Zulham, 2016)
PENGARUH PANJANG BENTANG PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE YANG DIBEBANI LENTUR DENGAN ORIENTASI PEMBEBANAN N (SYIB RA MALASI, 2022)
PERILAKU DAN ANALISA KEKUATAN PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE YANG DIBEBANI LENTUR (Zulfan Effendi, 2016)
PERILAKU LATERAL STRUKTUR DINDING PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE (Dessy Salsabila, 2018)