<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25420">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS NILAI TAMBAH BUAH KELAPA DAN KELAYAKAN USAHA KILANG MINYAK GORENG KELAPA DI KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DHIYAN NUBLINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis Nilai Tambah Buah Kelapa Dan Kelayakan Usaha Kilang Minyak Goreng Kelapa Di Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen &#13;
Dhiyan Nublina/Agribisnis Fakultas Petanian Universitas Syiah Kuala&#13;
Abstrak&#13;
Kelapa merupakan tanaman perkebunan dengan areal terluas di Indonesia, lebih luas dibandingkan karet dan kelapa sawit serta menempati urutan teratas untuk tanaman budidaya setelah padi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai tambah buah kelapa dan produk turunannya yang diperoleh petani dan pengolah kelapa di Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, dan untuk mengetahui kelayakan usaha Kilang Minyak Goreng Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen dengan menggunakan metode purposive sampling. Data nilai tambah dianalisis menggunakan metode Hayami. Hasil analisis nilai tambah menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh petani kelapa bulat yaitu sebesar Rp.325/Kg, sedangkan nilai tambah yang diperoleh dari produk turunan kelapa berupa arang sebesar Rp.560/Kg, minyak goreng sebesar Rp.550/Kg dan kelapa cungkil sebesar Rp.400/Kg. Sedangkan data kelayakan usaha dianalisis menggunakan kriteria kelayakan yaitu NPV, Net B/C, IRR dan BEP. Hasil analisis kelayakan usaha Kilang Minyak Goreng Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen menunjukkan usaha tersebut layak dijalankan, dimana nilai NPV sebesar Rp. 2.511.492.137, Net B/C sebesar 1,77, IRR sebesar 63,48%, dan BEP sebesar 4,99 atau lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terjadinya BEP yaitu 4 tahun 11 bulan 24 hari.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Buah Kelapa, Minyak Goreng Kelapa, Nilai Tambah, Kelayakan Usaha &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25420</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-21 13:58:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-03 16:03:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>