Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN RENCANA INDUK SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (RISPAM) REGIONAL KABUPATEN ACEH UTARA DAN KOTA LHOKSEUMAWE
Pengarang
efendi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200060012
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pemekaran wilayah Kabupaten Aceh Utara menjadi Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, menjadi suatu permasalahan tersendiri Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengembangan SPAM, karena sumber air baku berada di Kabupaten Aceh Utara. Konsep SPAM Regional yaitu kerjasama antar kabupaten merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan penyediaan air bersih bagi masyarakat di kabupaten/kota tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang daerah layanan, kebutuhan air minum dan bentuk kelembagaan SPAM Regional Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan data yang digunakan adalah data sekunder. Penentuan daerah layanan berdasarkan daerah pengembangan Rencana Tata Ruang Wilayah, daerah pengembangan SPAM perpipaan dan bukan perpipaan, daerah layanan masih rendah serta daerah yang padat penduduknya. Untuk kebutuhan air bersih diproyeksikan dari tahun 2016 sampai 2035. Hasil penelitian menunjukan daerah layanan SPAM Regional Kota Lhokseumawe yaitu Kecamatan Blang Mangat, Muara Dua, Muara Satu dan Kecamatan Banda Sakti. Untuk Kabupaten Aceh Utara yaitu Kecamatan Dewantara, Lapang, Muara Batu, Tanah Luas, Syamtalira Bayu, Syamtalira aron, Samudera, Nisam, Banda Baro, Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang Kramat. Kebutuhan air bersih rata-rata untuk Kota Lhokseumawe sebesar 446,88 l/det di tahun 2035. Kebutuhan air bersih rata-rata untuk Kabupaten Aceh Utara sebesar 433,47 l/det di tahun 2035. Kebutuhan air bersih untuk pengembangan SPAM Regional yang akan melayani Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara sebesar 1.694,61 l/det pada tahun 2035. Alternatif sumber air baku yaitu dari Krueng Pase dan Krueng Tuan. Bentuk kelembagaan pengelola SPAM Regional yang disarankan yaitu BUMD.
Kata Kunci : Sumber air baku, daerah layanan, kebutuhan air, kelembagaan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS SEKTOR EKONOMI POTENSIAL DI KABUPATEN ACEH UTARA, KABUPATEN BIREUEN DAN KOTA LHOKSEUMAWE (Inong Sofiarini, 2025)
PERENCANAAN JARINGAN AIR MINUM UNTUK KAWASAN ZONA PRIORITAS BERDASARKAN RISPAM KABUPATEN PIDIE (GERAL MIDYEN, 2019)
PERKEMBANGAN KOTA LHOKSEUMAWE, 1974-2014 (STUDI TENTANG: PEREKONOMIAN) (jannaturridha, 2016)
ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH INDUSTRI LHOKSEUMAWE TERHA- DAP PENER-IMAAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH UTARA (Eka Nasria Murti, 2021)
ANALISIS KETIMPANGAN WILAYAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI ANTARA KABUPATEN INDUK DAN PEMEKARANNYA DI PROVINSI ACEH (SULASMI, 2020)