<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25349">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN RENCANA INDUK SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (RISPAM) REGIONAL KABUPATEN ACEH UTARA DAN KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>efendi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pemekaran wilayah Kabupaten Aceh Utara menjadi Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, menjadi suatu permasalahan tersendiri Kota Lhokseumawe  dalam melakukan pengembangan SPAM, karena sumber air baku berada di Kabupaten Aceh Utara. Konsep SPAM Regional yaitu kerjasama antar kabupaten merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan penyediaan air bersih bagi masyarakat di kabupaten/kota tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang daerah layanan, kebutuhan air minum dan bentuk kelembagaan SPAM Regional Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Metode penelitian menggunakan metode  kuantitatif dan data yang digunakan adalah data sekunder. Penentuan daerah layanan berdasarkan daerah pengembangan  Rencana Tata Ruang Wilayah, daerah pengembangan SPAM perpipaan dan bukan perpipaan, daerah layanan masih rendah serta daerah yang padat penduduknya. Untuk kebutuhan air bersih diproyeksikan dari tahun 2016 sampai 2035. Hasil penelitian menunjukan daerah layanan SPAM Regional Kota Lhokseumawe yaitu Kecamatan Blang Mangat, Muara Dua, Muara Satu dan Kecamatan Banda Sakti. Untuk Kabupaten Aceh Utara yaitu Kecamatan Dewantara, Lapang, Muara Batu, Tanah Luas, Syamtalira Bayu, Syamtalira aron, Samudera, Nisam, Banda Baro, Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang Kramat. Kebutuhan air bersih rata-rata untuk Kota Lhokseumawe sebesar 446,88 l/det di tahun 2035. Kebutuhan air bersih rata-rata untuk Kabupaten Aceh Utara sebesar  433,47 l/det di tahun 2035. Kebutuhan air bersih untuk  pengembangan SPAM Regional yang akan melayani Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara sebesar 1.694,61 l/det pada tahun 2035. Alternatif sumber air baku yaitu dari Krueng Pase dan Krueng Tuan. Bentuk kelembagaan pengelola SPAM Regional yang disarankan yaitu  BUMD. &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Sumber air baku, daerah layanan, kebutuhan air, kelembagaan&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25349</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-15 09:14:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-18 11:16:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>