<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25338">
 <titleInfo>
  <title>PERAN TUHA PEUT GAMPONG SEBAGAI BADAN PERMUSYAWARATAN GAMPONG DALAM PENYELESAIAN PERSELISIHAN MASYARAKAT (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN BABAHROT KABUPATEN ACEH BARAT DAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RABI AGUSTIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ii&#13;
ABSTRAK&#13;
RABI AGUSTIA,    PERAN TUHA PEUT GAMPONG SEBAGAI BADAN &#13;
PERMUSYWARATAN GAMPONG DALAM &#13;
PENYELESAIAN PERSELISIHAN MASYARAKAT.&#13;
2016 (Suatu Penelitian di Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat &#13;
Daya)&#13;
FAKULTAS HUKUM UNVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
(iv, 60)., pp., bibl.&#13;
(ABDURRAHMAN, S.H., M.Hum)&#13;
Menurut Pasal 39  huruf g Qanun Kabupaten Aceh Barat Daya  Nomor 9 Tahun 2012 &#13;
tentang Pemerintahan Gampong  salah satu tugas Tuha Peut Gampong selaku Badan &#13;
Permusyawaratan Gampong  adalah  menyelesaikan perselisihan yang terjadi dalam &#13;
masyarakat. Namun, dalam kenyataannya Tuha  Peut Gampong belum berperan  dengan baik &#13;
dalam menyelesaikan perselisihan masyarakat. &#13;
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Tuha Peut Gampong &#13;
sebagai badan permusyawaratan gampong dalam proses penyelesaian perselisihan &#13;
masyarakat,  mengetahui  kendala yang menyebabkan Tuha Peut Gampong belum berperan &#13;
dengan baik dalam  menyelesaikan perselisihan yang terjadi dalam masyarakat, dan &#13;
mengetahui  upaya yang dilakukan untuk memperkuat peran Tuha Peut Gampong dalam &#13;
penyelesaian perselisihan masyarakat.&#13;
Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian &#13;
lapangan. Penelitian Kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan cara &#13;
mempelajari literatur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan &#13;
penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer melalui wawancara dengan &#13;
responden dan informan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa  pada tiga gampong di Kecamatan &#13;
Babahrot,  Tuha Peut Gampong masih belum berperan dengan baik  dalam menyelesaikan &#13;
perselisihan, dimana ada yang  tidak  dilibatkan, dilibatkan tapi belum berperan aktif, dan &#13;
kurangnya kemampuan dalam memberi  pendapat dan pertimbangan  untuk  pengambilan &#13;
keputusan dalam menyelesaikan perselisihan. Kendala belum berperannya  Tuha Peut &#13;
Gampong dengan baik adalah belum mendapat sosialisasi yang memadai tentang peran Tuha &#13;
Peut Gampong  dalam penyelesaian perselisihan masyarakat, pemahaman yang berbeda &#13;
antara Tuha Peut Gampong dengan Keuchik,  tidak adanya  komunikasi  dan koordinasi  yang &#13;
baik  di anggota Tuha Peut Gampong,  dan  kurangnya  kemampuan Tuha Peut Gampong &#13;
dalam  penyelidikan atau pendekatan dengan pihak yang berselisih  serta memberi pendapat &#13;
dan pertimbangan. Upaya penguatan peran Tuha Peut Gampong dalam penyelesaian &#13;
perselisihan masyarakat  yang dilakukan baru berupa pembinaan dan sosialisasi secara &#13;
terbatas sehingga belum memadai. &#13;
Disarankan  supaya  Tuha Peut Gampong sebagai badan permusyawaratan gampong &#13;
harus dilibatkan dalam setiap penyelesaian perselisihan, Tuha Peut Gampong harus berperan &#13;
aktif, dan meningkatkan kemampuan dalam pendekatan kepada pihak yang berselisih serta &#13;
memberi pendapat dan pertimbangan dalam  pengambilan  keputusan.    Kepada Pemerintah &#13;
khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya supaya dapat meningkatkan pembinaan &#13;
dan sosialisasi secara rutin serta maksimal kepada Tuha Peut Gampong dan ang gota &#13;
peradilan gampong lainnya  tentang tugas dan fungsinya serta tata cara penyelesaian &#13;
perselisihan dalam masyarakat.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25338</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-09 12:10:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-20 10:28:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>