<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25311">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM TIFOID PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syilvie De Nanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Demam tifoid merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia. Demam tifoid ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar oleh bakteri Salmonella typhi. Banyaknya kejadian demam tifoid dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap dan tindakan  terhadap penyakit demam tifoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku pencegahan penyakit infeksi demam tifoid pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Desain penelitian adalah comparative study Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Jumlah populasi sebesar 316 responden dengan teknik pengambilan sampel secara proportional random sampling dengan 75 responden sebagai sampel penelitian.  Uji analisis data menggunakan Mann Whitney U Test. Hasil  uji statistic Mann Whitney U Test  diperoleh data yaitu pengetahuan laki-laki terhadap pencegahan penyakit demam tifoid berada pada kategori kurang (22,1%) sedangkan perempuan pada kategori baik (59,1%), Sikap laki-laki terhadap pencegahan penyakit demam tifoid pada kategori cukup (51,6%) sedangkan perempuan pada kategori baik (52,3%), Tindakan  laki-laki terhadap pencegahan penyakit demam tifoid berada pada kategori cukup (51,6%) sedangkan perempuan berada pada kategori baik (63,6%). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan perilaku pencegahan penyakit demam tifoid pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (p = 0,026). Diharapkan kepada rmahasiswa dapat meningkatkan informasi tentang PHBS seperti mempertahankan perilaku higiene, menjaga kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit  agar terhindar dari penyakit demam tifoid.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25311</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-08 14:17:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-09 11:15:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>