PENERAPAN SANKSI TERHADAP PELANGGARAN MENYIMPAN UANG SECARA TIDAK SAH DI RUTAN (SUATU PENELITIAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN SANKSI TERHADAP PELANGGARAN MENYIMPAN UANG SECARA TIDAK SAH DI RUTAN (SUATU PENELITIAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BANDA ACEH)


Pengarang

IVAN MAULANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010383

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

i
ABSTRAK
IVAN MAULANA, PENERAPAN SANKSI TERHADAP PELANGGARAN
MENYIMPAN UANG SECARA TIDAK SAH DI
2016 RUTAN
(Suatu Penelitian Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB
Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 52), pp.,bibl., tabl.
(M. IQBAL, S.H., M.H)
Salah satu larangan narapidana dalam menjalani masa hukuman pidana
adalah di atur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lembaga Permasyarakatan
dan Rumah Tahanan Negara, Pasal 4 huruf f menyebutkan setiap narapidana atau
tahanan dilarang membawa/menyimpan uang secara tidak sah dan barang
berharga lainya, Pasal 8 huruf a menyebutkan narapidana atau tahanan yang
melanggar tata tertib, dijatuhi hukuman disiplin tingkat ringan, namun dalam
prakteknya masih ada narapidana menyimpan uang di Rumah Tahanan Negara
Kelas IIB Banda Aceh.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya
pelanggaran menyimpan uang secara tidak sah di Rutan, untuk menjelaskan upaya
yang di tempuh Rutan dalam penerapan sanksi terhadap pelanggaran menyimpan
uang secara tidak sah di Rutan dan untuk menjelaskan hambatan dalam
pencegahan pelanggaran menyimpan uang secara tidak sah di Rutan.
Penelitian dalam skripsi ini dilakukan melalui penelitian normatif empiris
dilakukan melalui studi pustaka (library research) dan penelitian yuridis empiris
dilakukan dengan studi lapangan (field research) yang dilaksanakan di Rumah
Tahanan Negara kelas IIB Banda Aceh dengan tipe penelitian deskriptif yaitu
menganalisis data yang diperoleh dari studi lapangan dan kepustakaan dengan
cara menjelaskan dan menggambarkan kenyataan narapidana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tata tertib Rumah
Tahanan Negara kelas IIB Banda Aceh tidak berjalan sesuai peraturan tentang tata
tertib Rumah Tahanan Negara, narapidana menyimpan uang karena untuk
kebutuhan konsumsi sehari-hari didalam Rutan, upaya penerapan sanksi yang
dilakukan adalah melakukan razia dan memberikan sanksi. Faktor penghambat
pelaksanaan tata tertib Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh dalam
pencegahan menyimpan uang secara tidak sah adalah sarana dan prasarana kurang
mendukung dan sumber daya manusia, kurangnya petugas permasyarakatan.
Disarankan kepada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh agar
dalam pelaksanaan tugas mengawasi narapidana yang menyimpan uang di dalam
Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh harus berdasarkan aturan yang
telah diatur, melakukan sosialisasi kepada narapidana tentang tata tertib atau
larangan apa saja yang tidak diperbolehkan selama menjalani masa hukuman dan
melakukan razia rutin kepada narapidana.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK