BENTUK DAN MAKNA TEKA-TEKI DALAM MASYARAKAT JAMÈE DI KECAMATAN LABUHANHAJI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

BENTUK DAN MAKNA TEKA-TEKI DALAM MASYARAKAT JAMÈE DI KECAMATAN LABUHANHAJI


Pengarang

FITRIA SAPUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102010044

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci: bentuk dan makna teka-teki, teka-teki dalam masyarakat Jamèe

Penelitian yang berjudul Bentuk dan Makna Teka-Teki dalam Masyarakat Jamèe di Kecamatan Labuhanhaji ini mengangkat masalah (1) bagaimanakah bentuk teka-teki dalam masyarakat Jamèe di Kecamatan Labuhanhaji dan (2) bagaimanakah makna teka-teki dalam masyarakat Jamèe di Kecamatan Labuhanhaji. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat penutur asli bahasa Jamèe yang bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Labuhanhaji. Masyarakat yang dijadikan sumber data berjumlah 15 orang yang berasal dari tiga gampong yaitu Gampong Pisang, Gampong Hulu Pisang, dan Gampong Cacang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan terdiri atas (1) peneliti dan (2) tabel instrumen data. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak libat cakap dan peneliti terlibat langsung dalam dialog untuk memunculkan calon data. Penganalisisan data dilakukan dengan langkah sebagai berikut: (1) data dikelompokkan berdasarkan rumusan masalah, (2) mengklasifikasikan data sesuai dengan aspek yang diteliti, (3) mendata semua data dan melakukan analisis ulang serta menyampaikan hasilnya sesuai dengan masalah dalam bentuk deskriptif, dan (4) menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk teka-teki dalam masyarakat Jamèe di Kecamatan Labuhanhaji terdiri atas (1) bentuk teka-teki yangdiungkapkan dengan cara menjelaskan sesuatu yang hendak ditanyakan dalam teka-teki melalui penjelasan ciri-ciri, perumpamaan berdasarkan kemiripan, jenis atau kelompok, dan proses kegiatan atau proses terjadinya, (2) bentuk teka-teki yang diungkapkan dengan cara langsung bertanya, dan (3) bentuk teka-teki yang menggunakan sampiran seperti pantun. Makna teka-teki dalam masyarakat Jamèe di Kecamatan Labuhanhaji terdiri atas (1) makna ambigu, metafora, dan denotatif.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK