Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA (SUATU PENELITIAN DI RUMAH TAHANAN KLASS II B BANDA ACEH)
Pengarang
DANDI ABDI PUTRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1203101010040
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
DANDI ABDI PUTRA TINJAUAN KRIMINOLOGIS TINDAK PIDANA
2016 PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG
DILAKUKAN OLEH REMAJA
(Suatu Penelitian di Rumah Tahanan Klas II B Banda
Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v,54), pp.,tabl.,bibl.
( Mahfud, S.H., LLM )
Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan diatur dalam Pasal 363 KUHP
yang menyebutkan bahwa di ancam pidana penjara paling lama 7 tahun terhadap
pencurian ternak, pencurian pada waktu kebakaran, gunumg meletus, gempa, banjir,
huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang, pencurian pada malam hari, pencurian
yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, dan pencurian yang dilakukan dengan
merusak, memotong, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. Meskipun sudah
diatur bahwa pencurian sebagai perbuatan yang dilarang namun dalam kenyataanya
masih banyak terdapat kasus pencurian.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab
terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh remaja
di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui upaya yang harus dilakukan dalam
menanggulangi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh
remaja di Kota Banda Aceh.
Untuk memperoleh data dalam skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan
dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan guna memperoleh data
sekunder yang bersifat teoritis. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna
memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa faktor penyebab remaja melakukan
pencurian dengan pemberatan yaitu faktor pola asuh orang tua, faktor ekonomi, faktor
pergaulan, faktor pendidikan, faktor pengendalian diri, faktor lifestyle, dan faktor
adanya kesempatan. Upaya penanggulangan terhadap tindak pidana pencurian yang
dilakukan oleh aparat penegak hukum yaitu upaya pre-emtif yaitu upaya menanamkan
nilai-nilai moral, upaya preventif yaitu upaya lanjutan dari pre-emtif dengan
mencegah tindak pidana pencurian terjadi dan upaya represif yaitu upaya penindakan
terhadap pelaku pencurian.
Disarankan agar orang tua lebih mengawasi anaknya agar tidak melakukan
perbuatan menyimpang. Dan Anggota Kepolisian Pembinaan Masyarakat lebih
konsisten dalam menanggulangi kejahatan pencurian khususnya remaja agar remaja
tersebut tidak menggulangi perbuatannya lagi sehingga masyarakat Kota Banda Aceh
hidup damai dan tentram.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN PADA RUMAH YANG DITINGGAL PERGI PEMILIKNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDA ACEH) (wildy alhumaira, 2018)
TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI IDI) (Mohd.farhan, 2023)
TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN TERHADAP RUMAH KOSONG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Sabda Bahagia Maulana, 2021)
TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DENGAN PEMBERATAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAPAKTUAN) (Mujiburrahman, 2023)
TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DENGAN PEMBERATAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEUREUDU) (Mahmudi, 2025)