<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25114">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU STRUKTUR ESCAPE BUILDING KONSTRUKSI BAJA DENGAN METODE ONE LOST OF COLUMN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Misqul Syakirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia mer&#13;
ABSTRAK &#13;
upakan negara yang terletak di antara tiga lempeng utama dunia.&#13;
Terlebih, Aceh berada pada jalur pertemuan dua lempeng yaitu Indo-Australia dan&#13;
Eurasia. Hal ini yang menyebabkan Aceh pada khususnya merupakan wilayah&#13;
yang sangat rawan dengan bencana gempa bumi dan tsunami. Sebagian besar&#13;
wilayah Aceh berada di daerah pesisir pantai sehingga bangunan-bangunan sangat&#13;
memungkinkan untuk terkena dampak tsunami seperti peristiwa gempa bumi dan&#13;
tsunami tanggal 2&#13;
6 Desember 2004 silam. Pasca gempa dan tsunami, sangat&#13;
dibutuhkan banguna&#13;
n yang masih kokoh untuk dijadikan lokasi pengungsian&#13;
sehingga perlu direncanakan suatu alternatif bangunan yang mampu menahan&#13;
beban gempa dan tsunami. Bangunan pengungsian ini sering disebut Escape&#13;
Building, direncanakan dengan jenis struktur yaitu struktur baja. Metode yang&#13;
digunakan dalam perencanaan adalah metode one lost of column, yaitu metode&#13;
simulasi bangunan dengan asumsi satu per satu kolom yang berada pada baris&#13;
terdepan bangunan yang menghadap ke arah pantai mengalami kehancuran.&#13;
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku struktur story&#13;
displacement (perpindahan antar lantai), story drift (simpangan antar lantai) dan&#13;
base shear (gaya geser dasar) serta tinjauan terhadap faktor torsi dan guling dari&#13;
struktur gedung Escape Building 4 (empat) lantai untuk dapat diketahui tingkat&#13;
keamanan struktur bangunan ini ketika menerima beban gempa dengan bantuan&#13;
software SAP2000 (structure analysis program) versi 17 dan mengacu pada SNI1727-2013&#13;
&#13;
dan SNI-1726-2012. Rasio kapasitas terbesar 0,929 &lt; 0,95 dalam&#13;
kategori aman. Hasil nilai displacement terbesar masing-masing arah X dan Y&#13;
adalah (0,02771; 0,0143) m, hasil drift terbesar masing-masing arah X dan Y&#13;
adalah (0,0567; 0,0257) m, nilai base shear memenuhi syarat SNI 1726-2012&#13;
yaitu lebih besar dari 904,1814 kN. Dilihat dari tinjauan torsi, didapatkan nilai&#13;
faktor torsi sebesar 2,4212 dan untuk tinjauan guling, didapatkan nilai faktor&#13;
keamanan guling sebesar 39,880.  &#13;
 &#13;
Kata kunci: Escape Building, One Lost of Column,  Perilaku Struktur &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25114</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-31 09:55:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-08-31 09:59:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>