<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25102">
 <titleInfo>
  <title>PEMBINAAN ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI LEMBAGA PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARDIANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
ARDIANDA,&#13;
2016&#13;
PEMBINAAN ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN &#13;
HUKUM DI LEMBAGA  PENYELENGGARAAN&#13;
KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDA ACEH&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 54) pp.,tbl.,bibl.&#13;
(RIZANIZARLI, S.H., M.H)&#13;
Pasal 71 ayat (1) huruf (b) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang&#13;
Sistem  Peradilan  Pidana  Anak  menyatakan  bahwa  pembinaan  anak yang &#13;
berkonflik  dengan hukum  dapat ditempatkan di luar Lembaga Pemasyarakatan, &#13;
salah satunya yaitu pembinaan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial&#13;
(LPKS).  Sejauh ini  pembinaan  yang dilakukan oleh LPKS  terhadap anak yang &#13;
berkonflik dengan hukum sudah berjalan dengan baik dan sudah  sesuai dengan &#13;
peraturan perundang-undangan.  Namun dalam pelaksanaan pembinaan anak di &#13;
LPKS masih terdapat beberapa hambatan.&#13;
Penulisan  skripsi  ini  bertujuan  untuk  menjelaskan  pelaksanaan  pembinaan&#13;
terhadap  anak yang berkonflik  dengan  hukum di Lembaga  Penyelenggaraan&#13;
Kesejahteraan  Sosial Banda Aceh, untuk  menjelaskan  hambatan yang dihadapi&#13;
dalam  pelaksanaan  pembinaan  terhadap  anak yang berkonflik  dengan  hukum, &#13;
untuk  menjelaskan  upaya yang dilakukan  dalam  mengatasi  hambatan yang terjadi&#13;
dalam pelaksanaan pembinaan.&#13;
Metode yang  dilakukan  dengan  melakukan  penelitian  lapangan  yaitu&#13;
dengan  melakukan  wawancara  dengan  responden  dan  informan  dan  penelitian&#13;
kepustakaan  yaitu  dengan  mempelajari  buku-buku, peraturan  perundang-undangan dan artikel yang berkaitan dengan penelitian ini.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pembinaan yang dilakukan  oleh&#13;
Lembaga  Penyelenggaraan  Kesejateraan  Sosial  (LPKS)  sudah  sesuai  dengan&#13;
ketentuan, namun  pembinaannya  masih  banyak  kekurangan.  Adapun  pembinaan &#13;
yang dilakukan  oleh  LPKS  adalah  bimbingan  fisik,  bimbingan  sosial, bimbingan &#13;
mental, bimbingan  psikologi, bimbingan  pendidikan, bimbingan  pengajian,&#13;
bimbingan motivasi, bimbingan keterampilan, resosialisasi, reintegrasi dan &#13;
pendampingan penguatan ekonomi keluarga.  Hambatan yang dihadapi &#13;
diantaranya  mulai dari kekurangan dana, banyak Polsek (Polisi Sektor) yang &#13;
belum paham penanganan anak yang berkonflik dengan hukum, sarana dan &#13;
prasarana yang terbatas, ketidakpedulian keluarga anak dan masih adanya &#13;
masyarakat yang tidak menerima anak kembali ke lingkungannya serta kurangnya &#13;
pekerja sosial profesional sehingga menghambat proses pembinaan.  Upaya yang &#13;
dilakukan  dengan  melakukan kerja sama dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan &#13;
Pengadilan,  mengoptimalkan sarana dan prasana yang tersedia di LPKS, &#13;
menambah pekerja sosial yang kompeten di bidangnya dan terus melakukan &#13;
komunikasi serta memberikan penyuluhan kepada keluarga anak dan masyarakat.&#13;
Disarankan  kepada  Kementrian Sosial  untuk  menambah  fasilitas-fasilitas &#13;
yang ada di LPKS  di  seluruh  wilayah  Republik Indonesia pada  umumnya  dan&#13;
khususnya  di LPKS  Banda Aceh, sehingga  pembinaan  dapat  berjalan  dengan &#13;
optimal dan anak dapat berintegrasi kembali di dalam lingkungan masyarakat.S</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>25102</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-30 17:12:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-08-31 14:29:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>