PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP EKSISTENSI JURNALIS PEREMPUAN DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP EKSISTENSI JURNALIS PEREMPUAN DI BANDA ACEH


Pengarang

Zahratil Ainiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210102010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Persepsi Masyarakat terhadap Eksistensi Jurnalis Perempuan di Banda Aceh”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat Banda Aceh terhadap eksistensi jurnalis perempuan di media cetak, online, elektronik, dan radio. Jurnalis perempuan di Banda Aceh, bila dilihat dari segi data yang diperoleh dari wawancara awal, masih sedikit jumlahnya sebab yang membidangi profesi tersebut mayoritas laki-laki. Karena jumlah yang sedikit itu, banyak orang beranggapan bahwa profesi sebagai jurnalis kurang layak bagi perempuan. Anggapan lain, pada dasarnya perempuan berada di bidang domestik atau pekerjaan yang lazim dengannya. Atas dasar itu, penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat Kota Banda Aceh terhadap jurnalis perempuan di media cetak, online, elektronik, dan radio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu peneliti yang mendeskripsikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap jurnalis perempuan. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Banda Aceh yang berjumlah sebanyak 27 orang. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposif yang dipilih berdasarkan kriteria, yaitu masyarakat yang mengetahui jurnalis perempuan, berdomisili di Banda Aceh, dan usia 15 sampai 64 tahun. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme melalui proses kognitif, teori tersebut menjelaskan perbedaan setiap individu dalam kemampuannya berkomunikasi untuk memberi nilai dan makna. Hasil penelitian ini adalah masyarakat Banda Aceh memberikan persepsi positif kepada jurnalis perempuan. Karena jurnalis perempuan lebih memperhatikan aspek-aspek sosial, berempati besar, membuat berita menarik, unik, dan detail serta profesi tersebut dianggap oleh masyarakat sebagai salah satu pekerjaan untuk mengembangkan karya, mengasah keahlian, kemampuan, dan potensi seseorang.


Kata Kunci: Jurnalis Perempuan, Masyarakat, dan Persepsi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK