Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MODEL PENGEMBANGAN KECAKAPAN BERBAHASA ANAK YANG TERLAMBAT BERBICARA (SPEECH DELAY)
Pengarang
Khoiriyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206104210003
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Khoiriyah. 2016. Model Pengembangan Kecakapan Berbahasa Anak yang Terlambat Berbicara (Speech Delay). Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Anizar Ahmad M. Pd (2) Dra. Yuhasriati, M.Pd
Kata Kunci: keterlambatan berbicara,perkembangan bahasa, konsep model
Bahasa anak secara bertahap berkembang sesuai rangsangan yang diberikan oleh orangtua, guru dan masyarakat. Perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun dapat dilihat melalui berbicara dengan lancar, penguasaan bahasa, dan penyampaian kata sudah lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus anak terlambat berbicara, untuk mengetahui usaha-usaha guru dan orangtua dalam mengatasi anak yang terlambat berbicara serta merancang konsep model pengembangan kecakapan berbahasa anak yang terlambat berbicara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri atas: subjek (anak, guru, orangtua dan terapis wicara). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat anak terlambat berbicara pada usia 4-6 tahun di lembaga PAUD Khalifah Aceh 2 dan PAUD Cinta Ananda dengan jenis gangguan pada ekspresi bahasa (speech and languange expresive disorder). Faktor-faktor yang mempengaruhi anak terlambat berbicara terdiri atas: kecerdasan, penggunaan bahasa kedua, gaya bicara/model yang ditiru, kesehatan, dan hubungan keluarga. Konsep model yang peneliti tawarkan untuk mengatasi anak terlambat berbicara, yaitu: melatih anak berbicara dengan benar, pelan dan berulang-ulang, saat berbicara selalu memperhatikan tata bahasa yang diucapkan, selalu melibatkan anak berbicara pada setiap keadaan dengan memperbaiki pengucapan anak yang masih keliru, dan menggunakan sistem several seperti konsultasi rutin untuk mengetahui perkembangan anak pada dokter dan psikolog anak. Simpulan dari penelitian ini, benar terdapat anak yang terlambat berbicara usia 4-6 tahun di Kota Banda Aceh, dari 12 faktor yang mempengaruhi anak terlambat berbicara terdapat 5 faktor yang paling dominan. Sebaiknya orangtua mengikuti tahapan tumbuh kembang anak sehingga dapat lebih dini mendeteksi gejala anak terlambat berbicara serta guru memiliki strategi yang tepat dalam mengatasi anak yang terlambat berbicara.
Tidak Tersedia Deskripsi
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK YANG MENGALAMI SPEECH DELAY (NUR ROMADHANI HAFIDAH, 2023)
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK YANG SPEECH DELAY DI PAUD KASYA ULEE KARENG BANDA ACEH (NELLA RAHIM, 2021)
PENERAPAN X-VECTORS EMBEDDING PADA SISTEM IDENTIFIKASI PEMBICARA BERBAHASA INDONESIA (Muhammad Saifullah Sani, 2023)
THE ANALYSIS OF SPEECH ACT IN ENGLISH TEXTBOOK FOR SENIOR HIGH SCHOOL GRADE XI WRITTEN BY TEAM MASMEDIA BUANA PUSTAKA (Fazhlan, 2018)
A SURVEY OF STUDENTS' PERCEPTIONS TOWARD WATCHING ENGLISH MOVIES TO DEVELOP SPEAKING SKILLS (QUANTITATIVE RESEARCH AT THE ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF SYIAH KUALA UNIVERSITY) (SUKMA WATI, 2022)