FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH


Pengarang

Zhada Mawadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101020070

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN

SKRIPSI
5 AGUSTUS 2016

xvi + VI Bab + 95 halaman + 19 tabel + 1 skema + 5 gambar + 21 lampiran

ZHADA MAWADI
1207101020070

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH


ABSTRAK

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu penyakit akibat kerja, yang dapat disebabkan oleh posisi atau sikap kerja yang tidak tepat dan faktor lain, dengan gejala berupa sakit, nyeri, mati rasa, kesemutan dan bengkak sehingga dapat menghambat produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan jenis kelamin, umur, masa kerja, durasi, gerakan repetitif dan postur dengan keluhan gangguan muskuloskeletal pada pekerja laundry di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis penelitian ini diskriptif korelatif dengan teknik angket dan menggunakan alat ukur kuesioner. Populasinya seluruh pekerja laundry yang ada di Kecamatan Syiah Kuala berjumlah 136 orang dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling yang dikumpulkan dari 29 Juni hingga 19 Juli 2016. Hasil penelitian dari 58 responden, didapatkan 98,3% perempuan, 82,8% umur < 35 tahun, 75,9% masa kerja ? 2 tahun, 94,8% durasi yang beresiko, 96,6% gerakan repetitif yang beresiko, 67,4% postur dengan kategori 2. Hasil uji Spearman diperoleh faktor jenis kelamin p-value= 0,346, umur p-value = 0,001, masa kerja p-value = 0,567, durasi p-value= 0,093, gerakan repetitif p-value= 0,177, dan postur p-value = 0,019 (?= 0.05). Sehingga dapat disimpulkan faktor umur dan postur mempunyai hubungan yang signifikan dengan gangguan muskuloskeletal, sedangkan faktor jenis kelamin, masa kerja, durasi, dan gerakan repetitif tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan gangguan muskuloskeletal. Rekomendasi terhadap Puskesmas agar mendukung keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja informal melalui survei dan penyuluhan saat bekerja bagi para pekerja laundry agar mempertahankan posisi yang ergonomis.

Kata kunci : Faktor yang berhubungan, Gangguan muskuloskeletal, pekerja
laundry
Daftar Bacaan :18 buku + 13 jurnal + 10 sumber online + 6 skripsi (2003-2015)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK