Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON HASIL UJI HAMMER TEST DAN UJI TEKAN LANGSUNG UNTUK FAS 0,4 DAN 0,45
Pengarang
Israk Vuardi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304001010123
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Beton merupakan salah satu material yang banyak diaplikasikan pada sebuah konstruksi baik struktural maupun non-struktural. Kuat tekan beton adalah parameter yang digunakan untuk mengontrol mutu dan kualitas beton. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konstanta pengali sebagai nilai perbandingan dari hasil pengujian yang bersifat tidak merusak (Non Destructive Test) menggunakan alat Hammer Test, sehingga hasilnya bisa mendekati hasil pengujian dengan menggunakan Compression Strength Machine yang bersifat merusak beton (Destructive Test). Adapun variabel penelitian adalah; variasi faktor air semen (FAS) yang berbeda (0,4 dan 0,45) dengan umur silinder beton (14, 21, dan 28 hari ). Jumlah sampel silinder beton (?15 cm x 30 cm) untuk setiap umur beton adalah 3 silinder, sehingga total benda uji untuk dua FAS adalah 18 silinder beton. Dalam mengevaluasi kekuatan beton, uji kuat tekan langsung menjadi standar untuk mengetahui kualitas suatu struktur secara keseluruhan, namun hanya bisa dilakukan dilaboratorium. Terkadang pengujian untuk mengetahui kuat tekan beton tidak selalu bisa dilakukan di laboratorium tapi harus dilakukan langsung di lapangan. Untuk kondisi praktis seperti ini pengawasan mutu beton dilapangan dibutuhkan alat pengujian untuk mengetahui kuat tekan beton dengan cepat dan praktis serta tidak merusak yaitu dengan menggunakan Hammer Test. Pengujian awal untuk setiap FAS dilakukan dengan Hammer Test, setelah itu dilakukan pengujian kuat tekan beton menggunakan Compression Strength Machine. Pengumpulan data untuk metode Hammer Test dilakukan di laboratorium dengan mengambil 10 tembakan pada arah vertikal kebawah pada setiap benda uji silinder kemudian diambil hasil rata-ratanya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengujian dengan menggunakan Hammer Test nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan pengujian kuat tekan langsung. Kematangan umur beton berkolerasi dengan peningkatan kuat tekan beton, kemudian dilakukan analisis perbandingan nilai kuat tekan beton antara uji merusak dan uji tidak merusak,sehingga didapatkannya konstanta pengali untuk hasil pengujian dengan Hammer Test sehingga hasilnya lebih valid.
Kata-Kunci : Uji Merusak,Uji Tidak Merusak, Hammer Test, Compression Strength Machine, FAS
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON HASIL UJI HAMMER TEST DAN UJI TEKAN LANGSUNG UNTUK FAS 0,60 DAN 0,65 (Amirul Mufti, 2017)
ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON HASIL UJI HAMMER TEST DAN UJI TEKAN LANGSUNG UNTUK FAS 0,50 DAN 0,55 (Fatma Dewi Yulyanti, 2016)
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DAN BETON DENGAN BAHAN ADDITIVE SILICA FUME ANTARA UJI NON-DESTRUCTIVE DENGAN UJI DESTRUCTIVE (Zulmia maivita Devi, 2024)
ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON HASIL UJI HAMMER TEST DAN UJI TEKAN LANGSUNG UNTUK FAS 0,4 DAN 0,45 (Israk Vuardi, 2016)
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DAN BETON DENGAN BAHAN ADDITIVE SILICA FUME ANTARA UJI NON-DESTRUCTIVE DENGAN UJI DESTRUCTI (Zulmia maivita Devi, 2024)