Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
Kajian Jalur Evakuasi Dan Titik Evakuasi Bencana Gempabumi Berpotensi Tsunami Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh)
Pengarang
Sugeng Intoro - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200140001
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
303.485
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Evakuasi gempabumi yang berpotensi tsunami saat 11 April 2012 di
Kecamatan Ulee Kareng menimbulkan kemacetan lalu lintas. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui, mengidentifikasi dan mengkaji jalur evakuasi dan titik
evakuasi tsunami yang dilakukan warga Banda Aceh di wilayah Ulee Kareng,
mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam jalur evakuasi dan penentuan
titik evakuasi pada wilayah Ulee Kareng. Sampel dalam penelitian ini adalah 99
orang di Kecamatan Ulee Kareng, Syiah Kuala dan Kuta Alam sedangkan
informan berjumlah 14 orang. Data dikumpulkan melalui metode kuisioner dan
wawancara yaitu menanyakan pertanyaan secara langsung kepada responden dan
informan. Hasil penelitian mendapatkan jalur evakuasi mengarah pada Kecamatan
Ulee Kareng yaitu Desa Pango Raya sebesar 35%, Doy 9%, Lamglumpang 9%
dan Ie Masen Ulee Kareng 3% sedangkan 43% tujuan Aceh Besar. Jalan yang
digunakan adalah Jalan P. Nyak Makam, T. Iskandar, Kebun Raja, Prof Doktor
Syarif Tayeb dan Lamreung. Titik Evakuasi tsunami mempunyai jarak dari batas
genangan tsunami 2004 antara 0,403 – 3,513 km dan jarak dari garis pantai antara
4,21 – 6,446 km. Bangunan evakuasi yang dapat digunakan adalah Masjid Ulee
Kareng, Politeknik Aceh, Kantor PU Drainase Banda Aceh, Romen Cafe, Masjid
Doy, Meunasah Ie Masen Ulee Kareng dan masjid Lambhuk. Bentuk partisipasi
masyarakat adalah pemberian informasi data dan tindakan kesiapsiagaan jalur
evakuasi yaitu penempatan petugas lalu lintas di titik kemacetan, perubahan jalur
menjadi 1 arah pada Jalan P. Nyak Makam. Sedangkan untuk titik evakuasi adalah
pemberian informasi data dan pemberian ijin tempat titik evakuasi tsunami
sementara.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN JALUR EVAKUASI DAN TITIK EVAKUASI BENCANA GEMPABUMI BERPOTENSI TSUNAMI BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH) (Sugeng Intoro, 2013)
PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA MERDUATI DAN DESA LAMPASEH KOTA KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH (Rifha Fachriani, 2016)
PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA ALUE DEAH TEUNGOH, DESA DEAH BARO DAN DESA BLANG OI) DI KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH (Janu Is Aryanto, 2016)
PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA DEAH GLUMPANG, DESA LAMBUNG, DAN DESA COT LAMKUWEH, KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Vimia Nabila Putri, 2016)
PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA PUNGE BLANG CUT DAN LAMTEUMEN TIMUR KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH (Hilda Arfiya, 2015)