IDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK DI KAWASAN BENTENG KUTA BATEE, TRUMON, ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK DI KAWASAN BENTENG KUTA BATEE, TRUMON, ACEH SELATAN


Pengarang

Fitria Rahmadhani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204107010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan pengukuran metode magnetik di kawasan Benteng Kuta Batee, Desa Keude Trumon Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sisa benda-benda arkeologi yang tertimbun di kawasan tersebut. Data anomali medan magnetik total diukur menggunakan peralatan Proton Precision Magnetometer (PPM). Luas area pengukuran sebesar 52 x 50 meter dengan lintasan pengukuran sebanyak 26 lintasan, di setiap lintasan dibuat titik, dengan spasi antar lintasan 2 meter spasi antar titik 2 meter dan jumlah titik pengukuran sebanyak 619 titik. Untuk mendapatkan anomali medan magnetik total maka dilakukan koreksi variasi harian dan International Geomagnetic Reference Field (IGRF). Nilai anomali magnetik total minimum sebesar -198.9 nT dan nilai anomali maksimum sebesar 80.9 nT. Untuk memperjelas keberadaan benda arkeologi yang terkubur maka dilakukan penapisan secara Low Pass Filter dan High Pass Filter. Dimana penapisan secara Low Pass Filter dilakukan untuk mendapatkan anomali regional dan High Pass Filter dilakukan untuk mendapatkan anomali residual. Data yang sudah diolah selanjutnya akan dilakukan Interpretasi secara kualitatif. Berdasarkan interpretasi kualitatif titik-titik yang diduga anomali berada dekat dengan sumur (116.94), dekat dengan reruntuhan benteng (104.92) dan dekat dengan pondasi benteng yang sudah hancur (114.104).

Kata Kunci : Metode Magnetik, Penapisan High Pass Filter dan Low Pass Filter,
Benteng Kuta Batee

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK