SIMULASI PENGARUH ELEVASI MUKA LAUT DAN ANGIN TEORITIS TERHADAP SIRKULASI ARUS DI TELUK THAILAND MENGGUNAKAN MODEL 2D | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULASI PENGARUH ELEVASI MUKA LAUT DAN ANGIN TEORITIS TERHADAP SIRKULASI ARUS DI TELUK THAILAND MENGGUNAKAN MODEL 2D


Pengarang

ADLIANSYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1211101010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

551.47

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Teluk Thailand merupakan perairan semi tertutup yang terletak di antara Laut Cina Selatan dan semanjung Malaysia. Kondisi dasar laut yang dangkal mengindikasikan pengaruh elevasi muka laut dan angin menjadi faktor penggerak utama sirkulasi di Teluk Thailand.Penelitian ini bertujuan mensimulasikanmodel numerik dua dimensi pengaruh angin dan elevasi muka laut terhadap sikulasi arus berdasarkan pada persamaan gerak Navier-stokes. Data angin dan elevasi yang digunakan merupakan data teoritis, dengandiskritisasi grid ?x= ?y = 5 menit dan ?t = 100 menit (seseuai kriteria CFL) sedangkan total simulasi adalah 5 hari. Skenario simulasi dilakukan dengan menguji nilai elevasi yang berbeda pada batas terbuka atau open boundaries, yang diantaranya sebagai berikut:1. Nilai elevasi sama (0,5 m), 2. Nilai elevasi meningkat (0,5?1m), dan 3. Nilai elevasi menurun (1? 0,5 m). Seluruh skenario kemudian diaplikasikan padabatimetri aktual dengan kedalaman maksimal ±70 m dan batimetri konstan (kedalaman 50 m) dan diberikan gaya angin yang beragam yakni : 1. Angin 2 m/s dan 5 m/sarah Timur Laut (NE) dan 2.Angin 2 m/s dan 5 m/s arah Barat Daya (SW). Dari hasil simulasi disimpulkanbahwa pada batimetri aktual kecepatan arus maksimum bernilai 0,5 m/s dan kecepatan minimum bernilai < 0,1 m/s. Sedangkan pada batimetri konstan kecepatan maksimum bernilai 0,6 m/sdan kecepatan minimum bernilai < 0,1 m/s. Kecepatan arus lebih kuat terjadi pada kondisi elevasi menurun dan kecepatan arus lebih lemah terjadi pada kondisi elevasi sama (0,5 m). Pada skenario nilai elevasi sama, kondisi arus saat angin Timur Laut (NE) lebih dominan menuju kedalam perairan Teluk Thailand daripada menuju ke Laut Cina Selatan sedangkan saat angin Barat Daya (SW) arus lebih dominan menuju keluar perairan Teluk Thailand dan menuju Laut Cina Selatan. Pada skenario nilai elevasi meningkat dan nilai elevasi menurun arus masuk pada daerah titik elevasinya tinggi dan arus keluar pada bagian titik elevasi rendah, kondisi ini terjadi saat angin Timur Laut (NE) maupun angin Barat Daya (SW).
Kata kunci: Teluk Thailand, angin, arus laut, elevasi muka laut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK