Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
Analisis Potensi Antibakteri Teh Rosela Terhadap Paparan Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC)Pada Mencit (Mus musculus)
Pengarang
ervina dewi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200150011
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
579.342
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan mengamati kemampuan teh rosela dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada mencit, memperbaiki kerusakan usus halus mencit dan menormalkan konsistensi feses akibat paparan EPEC. Penelitian ini dilaksanakan di Vivarium, Laboratorium Mikrobiologi dan Mikroteknik Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Laboratorium Histologi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala pada bulan Maret sampai Juni 2013. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas pemberian akuades (Po), EPEC dan akuades (P1), EPEC dan antibiotik nifuroxazide 500 mg (P2), EPEC dan teh rosela 250 ml/Kb bb (P4), EPEC dan teh rosela 500 ml/Kg bb (P5), dan EPEC dan teh rosela dosis 750 ml/Kg bb. Volume EPEC yang diberikan 0,14 ml x 108 CFU/ml, volume antibiotik nifuroxazide sebanyak 0,026 ml/20 g bb dan volume teh rosela adalah 0,5 ml/20 g bb. Pembuatan sediaan histologis dengan menggunakan metode parafin. Parameter yang diamati adalah jumlah koloni bakteri E. coli pada feses, perubahan ketebalan lapisan mukosa usus halus dan konsistensi feses mencit yang dipaparkan EPEC. Data yang diperoleh dianalis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan teh rosela berpengaruh nyata dalam menghambat pertumbuhan E. coli, meningkatkan ketebalan lapisan mukosa usus halus dan menormalkan konsistensi feses akibat paparan EPEC. Kesimpulan, teh rosela mampu menghambat pertumbuhan E. coli, meningkatkan ketebalan lapisan mukosa usus halus dan menormalkan konsistensi feses akibat paparan EPEC.
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIARE SEDUHAN RNKELOPAK ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI ENTEROPHATOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Ridha Ayu Inanti, 2014)
POTENSI SEDUHAN KELOPAK BUNGA ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) SEBAGAI ANTIDIARE AKIBAT PAPARAN ENTEROPHATOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (Yuni Argawati, 2014)
POTENSI ANTIDIARE SEDUHAN KELOPAK ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS USUS HALUS MENCIT YANG DIINDUKSI ENTEROPHATOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Mulyana, 2014)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Khairunnisak, 2017)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Haryanti, 2017)