ANALISA GAYA POTONG POROS RODA MOBIL TENAGA SURYA TERHADAP KEBULATAN PROSES MILLING AGMA A-8 MENGGUNAKAN METODE HELICAL INTERPOLASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISA GAYA POTONG POROS RODA MOBIL TENAGA SURYA TERHADAP KEBULATAN PROSES MILLING AGMA A-8 MENGGUNAKAN METODE HELICAL INTERPOLASI


Pengarang

Muhammad Rio Sukarsa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0904102010091

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada proses permesinan sering terjadi penyimpangan yang disebabkan kondisi pemotongan, putaran spindle dan temperature, salah satu penyimpangan yang dapat terjadi adalah penyimpangan kebulatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya potong terhadap kebulatan benda uji menggunakan pahat HSS dengan metode Helical Interpolasi pada proses mesin milling CNC Agma A-8. Pada penelitian ini menggunakan feeding (f) 0,03 mm/min, dengan variasi kedalaman potong (a) 0,5, 1, 1,5 dan 2 mm dan kecepatan makan (Vf) 114, 152 dan 191 mm/min. Pahat yang digunakan adalah HSS berdiameter 10 mm, dan menggunakan benda uji baja karbon sedang yang berdiameter 50,8 mm. Pengukuran penyimpangan kebulatan menggunakan alat ukur MMQ 100. Hasil penelitian diketahui nilai penyimpangan kebulatan tertinggi pada kedalaman potong 2 mm dengan nilai penyimpangan terbesar 98,2 µm dan gaya yang diperoleh 8,86 N dari hasil penelitian ini pengukuran gaya paling rendah pada kedalaman 0,5 mm dengan kecepatan makan 191 mm/min dan gaya terbesar pada kedalaman 2 mm dengan kecepatan makan 114 mm/min. Hasil penelitian menunjukkan penyimpangan kebulatan terjadi adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja serta pengaruh ragum pemegang benda kerja. Untuk mengurangi tingkat keausan mata pahat digunakan media pendingin oli.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK