Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN BEBAN PONDASI PADA PERENCANAAN GEDUNG PARKIR BERLANTAI 4 DAN 6 DENGAN STRUKTUR BAJA
Pengarang
Khairudi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904101010092
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Peningkatan jumlah kendaraan di Banda Aceh menyebabkan areal parkir yang tersedia pada gedung-gedung pelayanan publik tidak mampu menampung semua kendaraan yang masuk. Tugas akhir ini dimaksudkan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan merencanakan gedung parkir. Gedung parkir ini direncanakan dengan 2 model yaitu gedung parkir berlantai empat dan gedung parkir berlantai enam dengan menggunakan struktur baja. Gedung parkir ini direncanakan untuk parkir motor dan mobil. Perencanaan ini dibatasi pada perencanaan struktur dari gedung, yaitu struktur balok dan kolom. Perencanaan struktur balok menggunakan profil IWF dan struktur
kolom menggunakan profil HWF. Perencanaan pembebanan untuk gedung parkir ini
menggunakan peraturan Beban Minimum Untuk Perancangan Bangunan Gedung dan
Struktur Lain (SNI 1727-2013). Analisis perhitungan struktur gedung menggunakan
bantuan program komputer untuk menganalisa struktur gedung dengan tujuan
mempercepat perhitungan analisa struktur, sedangkan penggambaran gedung
menggunakan program komputer untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi.
Analisis beban gempa menggunakan metode statik ekivalen sesuai dengan Tata Cara
Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung
(SNI 1726-2012) dan untuk perencanaan gedung dengan struktur baja digunakan
Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural (SNI 1729-2015). Mutu bahan
struktur (balok dan kolom) baja fy = 250 Mpa dan mutu beton f”c = 30 Mpa. Tujuan
perencanaan untuk mengetahui pengaruh struktur baja dari kedua model tersebut
terhadap beban pondasi masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa penambahan
jumlah lantai dari 4 lantai menjadi 6 lantai atau sebesar 50% tidak diikuti secara linear
oleh penambahan berat bangunan dan beban pondasi. Peningkatan berat bangunan
model 1 (4 lantai) menjadi model 2 (6 lantai) adalah 89%, lebih besar dari peningkatan
jumlah lantai yaitu 50%. Peningkatan beban pondasi bervariasi dari 79,8% sampai
dengan 116,6%, dimana peningkatan terbesar pada pondasi di ujung-ujung bangunan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAAN BETON RINGAN PADA DINDING DAN PLAT LANTAI TERHADAP BERAT STRUKTUR PORTAL BAJA PADA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT LIMA (Irwan Ginanjar, 2015)
SIMULASI ANALITIS PENGARUH BEBAN LEDAKAN TERHADAP STRUKTUR GEDUNG (Amir Mukhlis, 2025)
PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PENAMPANG LINGKARAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG HARIAN SERAMBI INDONESIA (hanif Ibrahim, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN BETON RINGAN PADA DINDING DAN PLAT LANTAI TERHADAP PERILAKU PORTAL BAJA DAN BERAT KONSTRUKSI BANGUNAN RUMAH SUSUN BERLANTAI DELAPAN (Muhammad Reza Rizky, 2014)
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG HOTELL BERLANTAI SEPULUH DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP2000 (Mahyaruddin, 2024)