PERILAKU LENTUR PLAT LANTAI PRACETAK BETON RINGAN BERTULANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERILAKU LENTUR PLAT LANTAI PRACETAK BETON RINGAN BERTULANG


Pengarang

Zulham - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010091

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Berbagai bangunan sudah menggunakan material dari beton. Salah satu jenis beton yaitu beton ringan, beton ringan yang mudah diproduksi adalah beton busa. Selama ini, konstruksi pracetak biasanya menggunakan beton normal. Kelemahan beton normal yang digunakan pada panel beton pracetak salah satunya bobot terlalu berat, akibatnya dalam mobilisasi dan demobilisasi serta pemasangan akan memerlukan alat berat (crane), sehingga memerlukan biaya tambahan, dan tersedianya akses ke lokasi konstruksi perlu dipersiapkan.Untuk mengatasi masalah ini, konsep konstruksi konvensional harus mulai dicarikan alternatif pengganti. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pracetak dengan menggunakan material beton busa (ferrofoam concrete) yang ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku lentur panel pracetak ferrofoam concrete. Pengujian yang dilakukan berupa, pengujian dari panel beton ringan busa dengan panjang bentang bersih 2200 mm, lebar 200 dan tinggi 80 mm, yang dibebani lentur. Jumlah Benda Uji yang dipersiapkan adalalah 3 buah. Rancangan campuran ferrofoam concrete berdasarkan target berat jenis yaitu 1400 kg/m3 dengan FAS 0,4 dan mutu rencana 17 MPa. Hasil pengujian kuat tekan silinder beton rata-rata sebesar 26,82 MPa. Tulangan luluh tulangan rangka sebesar 320 MPa dan tegangan luluh wiresmesh sebesar 865 MPa. Penelitian dilakukan pada panel dengan perletakan sendi rol dengan pembebanan di dua titik dikontrol den-gan membaca dial pada hydraulic jack. Kemudian digunakan LVDT di ujung panel, di tengah bentang, dan di bentang yang berjarak 450 mm dari tumpuan. Ha-sil penelitian kuat lentur menunjukkan tiap panel menunjukkan beban ultimit tiap panel adalah 1,83 ton, 1,83 ton dan 2,07 ton dengan lendutan maksimum 53,23 mm, 90,81 mm dan 62,04 mm.


Kata Kunci : ferrofoam concrete

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK