<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24705">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGGI WAJAH ANTERIOR BAWAH PADA MAHASISWA KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA SUKU ACEH (STUDI PADA SEFALOMETRI LATERAL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lindawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sefalometri adalah suatu teknik radiograf yang digunakan untuk tujuan pengukuran kepala, serta digunakan dalam menunjang diagnosis maupun evaluasi  perawatan ortodonti. Permasalahan vertikal wajah memiliki keterkaitan terhadap tinggi wajah anterior bawah seseorang. Tinggi wajah anterior bawah atau LAFH (Lower Anterior Facial Height) adalah jarak vertikal diantara anterior nasal spine dan menton. Pengukuran terhadap tinggi wajah anterior bawah merupakan salah satu evaluasi vertikal yang memiliki kaitan erat terhadap estetika seseorang maupun terhadap perawatan ortodonti. Tinggi wajah anterior bawah pada laki-laki lebih besar dibandingkan dengan perempuan, dan terdapat perbedaan pula pada rata-rata tinggi wajah anterior bawah  suku Aceh dengan ras kaukasoid, yang diduga disebabkan oleh berbagai faktor tumbuh kembang pada kraniofasial. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk melihat gambaran  tinggi wajah anterior bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala Suku Aceh. Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 20 sampel berupa foto sefalogram mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala yang diambil dengan teknik  purposive sampling. Pengukuran tinggi wajah anterior bawah dilakukan dengan tracing manual pada sefalogram dengan alat  penggaris besi yang diukur dari titik Anterior Nasal Spine sampai Menton. Hasil penelitian menunjukkan rerata tinggi wajah anterior bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala sebesar  63,51 mm pada laki-laki dan  58,81 mm pada perempuan. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala Suku Aceh berejenis kelamin laki-laki memiliki nilai rerata tinggi wajah anterior bawah yang lebih besar daripada perempuan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24705</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-16 21:49:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-18 10:33:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>