COMPARATIVE STUDY PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK BERDASARKAN LAMANYA MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

COMPARATIVE STUDY PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK BERDASARKAN LAMANYA MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Nana Warhamna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101020087

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan hilangnya fungsi ginjal sehingga sangat perlu untuk melakukan terapi hemodialisis. Gangguan fisik dan emosional umum dijumpai pada pasien hemodialisis. Perubahan kondisi fisik yang terjadi berupa kardiovaskular, integumen, pulmoner, gastrointestinal serta neuromuskular, sedangkan reaksi emosional berupa ansietas, kemarahan, berduka, dan kehilangan harapan. Hemodialisi merupakan terapi yang banyak digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kondisi fisik dan reaksi emosional pasien berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian ini berupa deskriptif komparatif. Populasinya seluruh pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, sebanyak 40 responden yang terdiri dari dua kelompok berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis, yaitu ? 6 bulan dan > 6 bulan. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala Likert sebanyak 35 pernyataan. Hasil penelitian yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan didapatkan 18 orang (90%) memiliki kondisi fisik dan reaksi emosional yang kurang baik. Sedangkan yang sudah menjalani hemodialisis > 6 bulan didapatkan hasil yang baik pada kondisi fisik sebanyak 18 orang (90%) dan pada reaksi emosional sebanyak 19 orang (95%). Hasil uji Mann Whitney U test diperoleh p-value=0,000 (?=0,05) pada kedua variabel yang berarti ada perbedaan kondisi fisik dan reaksi emosional pasien berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, seseorang yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan, kondisi fisik dan reaksi emosionalnya kurang baik. Penelitian ini diharapkan bagi pihak rumah sakit khususnya pelayanan hemodialisis untuk dapat memberikan konseling secara intensif pada pasien yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan.
Kata Kunci : Kondisi fisik, reaksi emosional, gagal ginjal kronik
Daftar Bacaan : 31 buku, 3 skripsi, 26 Jurnal artikel

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK