Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI KESELAMATAN LALU LINTAS BERDASARKAN STANDAR TEKNIS PELAKSANAAN LAIK FUNGSI JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN NASIONAL KRUENG RAYA - BTS. KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
SRI BUDIANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200060106
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.702 89
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jalan yang melayani kepentingan umum harus laik fungsi karena berkaitan dengan
penjaminan kepastian keselamatan dan keamanan bagi penggunanya. Permasalahan
yang terdapat pada Jalan Krueng Raya – Bts. Kota Banda Aceh tepatnya di
Kecamatan Baitussalam adalah tingginya angka kecelakaan pada lokasi tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kecelakaan dari faktor
fisik dan lingkungan jalan, status kelaikan jalan, dan rekomendasi penanganan agar
tercipta jalan yang berkeselamatan dan laik fungsi. Penelitian dilakukan di Kecamatan
Baitussalam Aceh Besar dan dibagi atas 2 (dua) segmen. Segmen 1 Sta. 5+850-Sta.
8+700 dan segmen 2 Sta. 8+700-Sta. 10+550. Metode yang digunakan dalam
memperoleh data primer adalah survei langsung di lapangan secara visual. Penyebab
kecelakaan dari faktor fisik jalan, rekomendasi penanganan dan status kelaikan jalan
menggunakan formulir survei uji Laik Fungsi Jalan dan data dianalisa secara
kuantitatif. Penyebab kecelakaan dari faktor lingkungan jalan dengan menggunakan
data hambatan samping dan pengujian pemanfaatan bagian-bagian jalan. Hasil
penelitian menunjukkan penyebab kecelakaan pada ruas jalan ini adalah kombinasi
antara faktor fisik dan lingkungan jalan. Pada segmen 1 terjadi penyimpangan posisi
bahu terhadap muka perkerasan jalan sebesar 566,67%, kebutuhan rambu larangan
parkir sebesar 100%, dan letak lampu penerangan sebesar 933,33%. Pada segmen 2
terjadi penyimpangan posisi bahu terhadap muka perkerasan jalan sebesar 900%,
marka pembagi jalur di tikungan sebesar 100%, kebutuhan rambu larangan parkir
sebesar 100%, letak lampu penerangan sebesar 933,33% dan jumlah lampu
penerangan sebesar 100%. Penyebab Kecelakaan dari faktor lingkungan jalan pada
kedua segmen adalah tingginya hambatan samping terutama kendaraan yang keluar
dan masuk dari sisi lahan (EEV) dengan nilai total tertinggi 590,8 kej/jam pada
segmen 1 dan 576,7 kej/jam pada segmen 2 serta penyimpangan terhadap lebar
Ruwasja sebesar 100%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status Jalan
Krueng Raya – Bts. Kota Banda Aceh adalah laik fungsi bersyarat dengan
rekomendasi (Ls), artinya harus dilakukan perbaikan teknis sesuai rekomendasi
untuk mencapai kondisi laik fungsi (L).
Kata Kunci : Jalan, Keselamatan, Hambatan Samping, Laik Fungsi Jalan.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KOORDINASI ALINYEMEN HORIZONTAL DAN ALINYEMEN VERTIKAL SERTA FASILITAS KESELAMATAN RAMBU LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BANDA ACEH – KRUENG RAYA (STUDI KASUS PADA STA. 16 + 000 – STA. 17 + 000) (T. MUKHTARUDDIN, 2016)
STUDI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN DAN AUDIT KESELAMATAN JALAN PADA SEGMEN RAWAN KECELAKAAN DI KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Fadli, 2016)
EVALUASI RUAS JALAN DAN PERSIMPANGAN UNTUKRNMEMINIMALKAN KECELAKAAN LALU LINTASRN(STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR KM 76 – KM 102) (FAHRIL KAMAL, 2015)
STRATEGI KOMUNIKASI SAFETY RIDING POLISI LALU LINTAS DALAM MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDA ACEH (Haviz, 2017)
EVALUASI DEFISIENSI KESELAMATAN INFRASTRUKTUR JALAN PADA JALAN BIREUEN –TAKENGON KM. 86 – KM. 92 KABUPATEN BENER MERIAH (NOVA VIYANTIMALA, 2016)