<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24432">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBISINGAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PEMOTONGAN DENGAN MENGGUNAKAN POLA LURUS PADA MESIN AGMA A8</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Prima Syahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan  globalisasi otomasi industri  menuntut industri  manufaktur harus  mampu bersaing dalam  beberapa  faktor  penting,  seperti peningkatan  kualitas  produk,  kecepatan proses  manufaktur,  penurunan  biaya produksi, proses  produksi  yang  aman  dan  ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  tingkat kebisingan dan tingkat kekasaran permukaan menggunakan tiga mata potong yang berbeda, yakni mata potong HSS End Mill 2 Flute, HSS End Mill 4 Flute, HSS End Mill Ball 2 Flute dengan pemotongan pola lurus. Pemotongan ini dilakukan dengan menggunakan mesin AGMA A8 di Laboratorium Desain dan Manufaktur Universitas Syiah Kuala pada pukul 23.35 WIB untuk menghindari adanya gangguan bising yang tidak diinginkan dengan menggunakan alat ukur Sound Level Meter. Pengujian dilakukan selama ± 2 menit dengan tiap-tiap kedalaman potong 0.5 mm, 0.75 mm, 1 mm dan 2 mm, penutupan ruang mesin CNC disarankan.  Tingkat kebisingan rata-rata (L50)  pada mata potong HSS End Mill 2 Flute mencapai 72.8 dBA, HSS End Mill 4 Flute mencapai 65.8 dBA dan HSS End Mill Ball 2 Flute mencapai 61.5 dBA. Tingkat kekasaran yang paling kasar terjadi pada pemotongan dengan kedalaman 2 mm, pada mata potong HSS End Mill 4 Flute mencapai 3.02 µm, HSS End Mill 2 Flute mencapai 4.15 µm dan HSS End Mill Ball 2 Flute mencapai 1.07 µm. Dari hasil pemotongan ini diketahui bahwa tingkat kekasaran dan kebisingan tertinggi terdapat pada mata potong HSS End Mill 2 Flute pada kedalaman potong 2 mm.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24432</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-08 14:21:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-08-08 14:46:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>