<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24427">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN ALAT PENDETEKSI GAS KARBON DIOKSIDA (CO2) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16 DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR MG-811</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHZAL MUHARRAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu pencemaran udara yang paling menonjol saat ini adalah&#13;
meningkatnya kadar gas karbon dioksida (CO2) dalam udara yang berasal dari&#13;
pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, bahan bakar minyak bumi, dan&#13;
kegiatan industri kimia. Pencemaran gas CO2 dalam udara menyebabkan suhu&#13;
bumi meningkat sehingga ekosistem terganggu, dan juga terjadinya fenomena&#13;
alam yang tidak normal. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan&#13;
agar tidak berdampak negatif bagi kehidupan manusia. Dalam proyek akhir ini&#13;
telah dirancang dan dibuat sebuah alat pendeteksi gas CO2 yang mampu&#13;
mendeteksi keberadaan gas tersebut. Pada alat ini digunakan sensor jenis MG-811&#13;
yang berfungsi sebagai pendeteksi gas CO2 dan digunakan mikrokontroller&#13;
ATMega16 yang berfungsi sebagai pengolah data sehingga hasil deteksi dapat&#13;
ditampilkan pada layar Liquid Crystal Display (LCD) agar pengguna dapat&#13;
langsung membaca hasil pengukuran konsentrasi gas CO2. Batas kemampuan&#13;
deteksi gas CO2 pada alat ini yaitu 350 sampai dengan 10.000 ppm dan sudah di&#13;
uji dengan batas terendah 350 ppm. Alat ini dapat dijangkau oleh masyarakat&#13;
karena harganya relatif lebih murah dari alat yang sudah dipasarkan saat ini&#13;
sehingga masyarakat dapat memperolehnya untuk mengukur kadar gas CO2 di&#13;
lingkungannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CARBON DIOXIDE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MICROCOMPUTERS - PROGRAMS</topic>
 </subject>
 <classification>005.36</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24427</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-08 12:19:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-02 16:17:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>