TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT KRONIS DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT KRONIS DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH


Pengarang

Uswatun Khasanah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101020048

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Semakin bertambahnya usia, lansia menjadi lebih rentan terhadap berbagai keluhan fisik, baik karena faktor alamiah seperti menurunnya daya tahan tubuh maupun karena faktor penyakit, salah satunya adalah penyakit kronis. Lansia dengan penyakit kronis akan menunjukkan berbagai masalah psikis salah satunya adalah kecemasan yang akan berdampak pada penurunan aktivitas fisik dan status fungsional, persepsi tentang kesehatan yang buruk, penurunan kepuasan dan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami penyakit kronis di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 30 Juni – 3 Juli 2016. Desain penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 50 lansia yang mengalami penyakit kronis (Hipertensi, penyakit sendi dan Diabetes Melitus) dengan jumlah sampel 37 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) yang terdiri dari 14 item pertanyaan. Metode analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh 18 lansia (48,6%) mengalami tingkat kecemasan sedang. Direkomendasikan bagi pihak panti untuk memberikan intervensi lebih lanjut baik dalam hal pemberian terapi farmakologis maupun terapi nonfarmakologis seperti mengajarkan teknik relaksasi napas dalam, zikir dan memberikan kegiatan-kegiatan rutin pada lansia untuk menurunkan tingkat kecemasan.


Kata Kunci : Lansia, Kecemasan, Penyakit kronis
Daftar Bacaan : 23 buku, 11 jurnal, 4 artikel, 1 skripsi (2001 – 2016)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK