ALTERNATIF PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN CUT MUTIA KOTA JANTHO MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ALTERNATIF PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN CUT MUTIA KOTA JANTHO MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS


Pengarang

Faisal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010060

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah adalah kumpulan dari butiran-butiran padat yang antara satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh rongga-rongga, rongga-rongga diantara butiran tersebut berisi udara dan air. Dalam aplikasi teknik sipil, banyak masalah yang terjadi yang berhubungan dengan tanah dimana konstruksi tersebut diletakkan. Apabila suatu tanah diberi beban diatasnya maka tanah tersebut akan turun. Penurunan (settlement) muka tanah disebabkan oleh adanya beban-beban berat diatasnya seperti struktur bangunan sehingga lapisan-lapisan tanah dibawahnya mengalami kompaksi/konsolidasi. Salah satu alternatif perkuatan yang digunakan untuk menghindari terjadinya penurunan pada tanah timbunan adalah dengan menggunakan dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah (DPT) adalah suatu bangunan yang dibangun untuk mencegah keruntuhan tanah yang curam atau lereng yang dibangun di tempat dimana kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri, dipengaruhi oleh kondisi gambaran topografi tempat itu, apabila dilakukan pekerjaan tanah seperti penanggulan atau pemotongan tanah. Secara umum fungsi dari DPT adalah untuk menahan besarnya tekanan tanah akibat parameter tanah yang buruk sehingga longsor bisa dicegah, serta untuk melindungi kemiringan tanah dan melengkapi kemiringan dengan pondasi yang kokoh. Berdasarkan hasil perhitungan stabilitas lereng pada lereng dengan ketinggian dan kemiringan yang sesuai pengukuran lapangan (kodisi eksisiting), hasil yang ditampilkan oleh program plaxis yaitu lereng tidak aman dan tidak memenuhi kriteria dari faktor keamanan, faktor keamanan yang diperoleh pada kondisi exsisting yaitu sebesar 1.0089. Setelah dilakukan alternatif perkuatan dengan pemasangan dinding penahan tanah dengan melewati bidang gelincir lereng mampu memperoleh faktor keamanan yang lebih besar yaitu 2.1807

Kata kunci: dinding penahan tanah, tanah lunak, tanah timbunan, penurunan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK