Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STUDI KELAYAKAN TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA (TES) TSUNAMI DITINJAU DARI LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
DERIAL NOVRIANDRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200140010
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
303.485
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
STUDI KELAYAKAN TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA (TES) TSUNAMI DITINJAU DARI LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
DI KOTA BANDA ACEH
Menyadari wilayah Kota Banda Aceh yang merupakan kawasan yang sangat rawan bencana, oleh karena itu perlu diupayakan langkah-langkah strategis untuk melindungi setiap warga negara dengan langkah-langkah penanggulangan bencana yang dimulai dari sebelum, pada saat dan setelah bencana terjadi. Oleh karena itu perlunya mengetahui Sejauh mana peran Dinas dan Lembaga terkait dalam menyediakan informasi/data geopasial dalam Pengurangan Risiko Bencana Tsunami dan Faktor - faktor yang menghambat penyediaan data geopasial dalam mendukung pengurangan risiko bencana tsunami di Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Banda Aceh ruang lingkup penelitian ini terfokus pada peran dinas dan lembaga dalam mendukung ketersediaan data Geogspasial dalam mendukung pengurangan risiko bencana tsunami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (penelitian dan pengembangan). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyediaan data geospasial dalam pengurangan risiko bencana tsunami berdasarkan tupoksi dinas dan lembaga terkait di Kota Banda Aceh sudah tersedia yang umumnya berbentuk format gambar jpg, hanya unit-unit tertentu di Dinas yang tersedia data berbentuk SHP. Sebagian data masih berbentuk perencanaan dan sebagian lagi telah direalisasikan.Adapun faktor penghambat yang paling dominan dalam sebuah penerapan program penyediaan informasi/data geospasial dalam Pengurangan Risiko Bencana Tsunami adalah sumber daya manusia, struktur organisasi yang tidak tumpang tindih serta keakuratan data geospasial.
Kata Kunci : Ketersediaan Data, Geopasial, Pengurangan, Risiko, Bencana, Tsunami
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI MENGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN PEUKAN BADA) ACEH BESAR (Rukkaan Sujjada, 2018)
ANALISA PEMETAAN JALUR EVAKUASI DARI TEMPAT WISATA YANG RAWAN TERHADAP BENCANA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (T. Muhammad Hijria, 2019)
ANALISA PEMETAAN JALUR EVAKUASI SEKOLAH-SEKOLAH YANG RAWAN TERHADAP BENCANA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Oriza Nuansa Putra, 2018)
ANALISA DAN PEMETAAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (M Ikhwan Maulana, 2015)
PEMBUATAN JALUR EVAKUASI BANJIR DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN METODE CLOSEST FACILITY ANALYSIS (MAGHRIZA AZZANNA, 2022)